Plh Walikota Badri Akan Panggil Kepala Dinas DLH Terkait Limbah Medis
Plh Walikota Bandar Lampung, Badri Tamam saat dimintai keterangan, Kamis (18/2/2021). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Pelaksana harian (Plh) Walikota Bandar Lampung, Badri Tamam mengatakan dari hasil penyidikan Polda tersebut pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan memanggil kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Hal itu dilakukan lantaran berdasarkan hasil penyelidikan sementara Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, mengungkap sampah medis yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung diangkut menggunakan truk milik DLH Kota Bandar Lampung.
"Ya nanti saya minta laporannya dari kepala dinasnya, kalau itu memang terjadi, kita nggak tahu karena kita belum dapat laporan," ujar Badri saat dimintai keterangan, Kamis (18/2/2021).
Badri menuturkan, memang semestinya limbah medis dan domestik harus dipisahkan baik pengangkutan maupun pengolahannya. Lantaran jika sampai tercampur hal itu bisa membahayakan kesehatan masyarakat.
"Nanti kita lihat karena limbah medis ini ada ketentuan tersendiri. Pihak rumah sakit juga harus ada pengolaan khusus karena tidak sembarangan membuangnya. Mengambil limbah dan membuangnya juga jangan sampai sembrono dan sembarangan," tegas Badri.
Selain itu kata Badri, pemkot juga akan menerjunkan asisten bidang pemerintahan untuk menyelidiki kasus tersebut.
"Kita juga perintahkan asisten bidang pemerintahan yang mungkin akan turun, melihat bagaimana prosedural limbah medis karena ini penting supaya tidak terjadi lagi," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : RS URIP SUMOHARJO DIDUGA BUANG LIMBAH BERBAHAYA DI TPA BAKUNG (BAGIAN 1)
Berita Lainnya
-
Golden Tulip Springhill Bandar Lampung Gelar 'Jakarta Iftar Night' dengan Konsep All You Can Eat
Jumat, 13 Februari 2026 -
Final Liga 4 Lampung Ricuh, Diwarnai 3 Kartu Merah dan Dugaan Pemukulan Wasit
Jumat, 13 Februari 2026 -
112 Pejabat Dilantik, Harris Surahya Resmi Jadi Dirut Bank Waway
Jumat, 13 Februari 2026 -
8 Ribu Lebih Peserta PBI-JK di Lampung Dinonaktifkan
Jumat, 13 Februari 2026









