Ribuan Burung Puyuh di Pringsewu Mati, Peternak Merugi
Supartinah, Peternak burung puyuh di Pringsewu yang mengalami kerugiaan. Foto: Rifaldi/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pringsewu - Selama sebelas bulan terakhir, usaha peternakan burung puyuh milik Supartinah (47) warga Pringsewu Timur, Kabupaten Pringsewu mengalami penurunan telor puyuh, Rabu (17/2/2021).
Usaha yang sudah dijalani sejak tahun 2017 tersebut kini mengalami kerugian, sebab akhir-akhir ini banyak burung puyuh yang mati. Sehingga telur yang dihasilkan pun menurun.
"Untuk bulan ini kita hanya menghasilkan 8.500 butir telur per-hari," kata Supartinah.
"Harga telur burung puyuh sekarang Rp 24 ribu per-kilo dan penghasilan yang didapatkan sekarang hanya berkisar Rp1.5 juta. Kadang harga juga naik turun," lanjutnya.
Supartinah juga menjelaskan, sebelunya Ia memiliki 4 ribu ekor burung puyuh. Namun sekarang, ternak burung puyuhnya hanya berjumlah 2 ribu ekor. Namun, Ia belum mengetahui sebab pasti kematian ribuan burung puyuh tersebut.
Sedangkan untuk makanan burung puyuh, lanjutnya, Supartinah mengandalkan konsentrat dengan ditambah dedak.
"Perbedaan makanan ini membuat kualitas telur miliknya dan peternak telur lain jadi berbeda, baik dari ukuran, ketahanan waktu konsumsi hingga harga telur," ucapnya.
Ia mengaku hingga saat ini pengembangan usahanya masih menggunakan modal pribadi, dengan cara uang yang diperoleh dari hasil bertani diputarkan untuk beternak burung puyuh. (*)
Video KUPAS TV : PULUHAN ANGGOTA PBB LAMPUNG IKUTI PELATIHAN HUKUM DAN FISIK
Berita Lainnya
-
Baru Selesai Diperbaiki, Beberapa Ruas Jalan di Pringsewu Kembali Rusak
Kamis, 05 Februari 2026 -
Miris, Sejumlah Guru SMA Negeri 1 Banyumas Pringsewu Terlambat dan Berkeliaran Saat Upacara
Senin, 02 Februari 2026 -
Hilang 14 Hari, Mbah Kaliman Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Gadingrejo Pringsewu
Minggu, 01 Februari 2026 -
10 Lembaga Pendidikan di Pringsewu Terima BOP Kesetaraan 2026 Senilai Rp452 Juta
Senin, 26 Januari 2026









