3 Daerah Alami Angin Puting Beliung, Ini Penjelasan BMKG Raden Intan
Kepala Seksi data dan Informasi BMKG Stasiun Raden Intan II Rudi Harianto saat menerangakan arah angin yang berada di wilayah Lampung, Selasa (09/02/2021)
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Tiga wilayah yang berada di Provinsi Lampung diterjang angin puting beliung pada Senin (08/02/2021) kemarin.
Kepala Seksi data dan Informasi BMKG Stasiun Raden Intan II Rudi Harianto mengatakan, kemarin sore memang terjadi puting beliung dengan relatif sama.
Angin puting beliung tersebut disebabkan awan kumulonimbus atau awan berpotensi hujan yang ada di wilayah daratan khususnya di Pesawaran di pantai klara, Pasir Sakti Lampung Timur dan Pesisir Barat.
"Pantauan kami dengan Citra radar, mulai dari jam 15.30 WIB memang sudah terpantau awan kumulonimbus yang bergerak relatif cepat sehingga ketika awan ada di wilayah tersebut terjadilah puting beliung. Puting beliung ini adalah angin atau kebocoran awan kumulonimbus yang disebabkan oleh perbedaan tekanan yang signifikan antara wilayah daratan dengan daerah permukaan atas," ungkapnya Selasa (09/02/2021).
Rudi juga menjelaskan, untuk pergerakan awan sendiri, di Puncak musim penghujan yang diperkirakan bulan Januari-Februari 2021 ini masyarakat perlu berhati-hati dan waspada terhadap dampak yang ditimbulkan karena karakteristik puncak musim penghujan ini.
Hal ini dikarekan hujannya cenderung disebabkan Awan kumulonimbus dan intensitasnya sedang hingga lebat, sebelum turun hujan biasanya disertai angin kencang.
"Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang siangnya dari jam 12.00-14.00 WIB terasa panas dan gerah ada semilir angin terus dari pandangan mata di atas kita ada awan hitam pekat atau Awan kumulonimbus yang terlihat tidak terlalu tinggi, masyarakat perlu waspada karena ciri akan terjadinya puting beliung adalah udara yang cenderung sumuk atau panas, angin semilir yang cenderung dingin, tau-tau hujan biasanya seperti itu," ujarnya. (*)
Video KUPAS TV : PEMOTOR KEPERGOK BUANG SABU DI DEKAT POS POLISI, LANGSUNG DIRINGKUS!
Berita Lainnya
-
RS Urip Sumoharjo Gelar Mini MCU untuk Peserta AIA, Perkuat Komitmen Layanan Kesehatan Profesional
Sabtu, 14 Februari 2026 -
Revitalisasi Tambak Dipasena Dongkrak Ekonomi Lampung, Tapi Target 8 Persen Tak Bisa Bertumpu pada Satu Sektor
Sabtu, 14 Februari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Dampingi Perjuangan Pasien, Agustina Widiastuti Bagikan Testimoni Radioterapi
Sabtu, 14 Februari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Perkuat Layanan MCU, Jadi Mitra Pemeriksaan Kesehatan Karyawan PT Natura Perisa Aroma
Sabtu, 14 Februari 2026









