Pertumbuhan Ekonomi Lampung Triwulan IV Tahun 2020 Minus 2,26 Persen
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Faizal Anwar. Foto : Doc/Kupastuntas.co
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan IV tahun 2020 mengalami kontraksi atau minus sebesar 2,26 persen jika dibandingkan triwulan IV pada tahun 2019 atau (y-on-y).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Faizal Anwar mengatakan, jika dilihat dari sisi produksinya pertumbuhan terdalam terjadi pada lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 13,10 persen.
"Sementara dari sisi pengeluaran, kontraksi pertumbuhan terdalam terjadi pada Komponen
PMTB sebesar 8,47 persen," katanya saat memberikan keterangan yang dikutip melalui laman YouTube BPS Lampung, Jum'at (5/2/2021).
Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV tahun 2020 mengalami kontraksi atau minus sebesar 8,28 persen jika dibandingkan dengan triwulan III tahun 2020 atau (q-to-q).
Jika dilihat dari sisi produksi, kontraksi terdalam terjadi pada lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 25,34 persen.
Sementara dari sisi pengeluaran, komponen PMTB dan pengeluaran konsumsi rumah tangga terkontraksi masing-masin sebesar 0,52 persen dan 0,06 persen.
"Sedangkan untuk ekonomi Provinsi Lampung pada tahun 2020 mengalami kontraksi pertumbuhan 1,67 persen lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang tumbuh sebesar 5,26 persen," ucapnya..
Kontraksi pertumbuhan terjadi pada sebagian besar lapangan usaha, terutama lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor 6,64 persen.
"Lapangan usaha transportasi dan pergudangan 5,61 persen dan lapangan usaha industri pengolahan 5,25 persen," jelasnya.
Sementara itu, beberapa lapangan usaha mengalami pertumbuhan yang positif. Pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial yang tumbuh sebesar 10,93 persen.
Selanjutnya diikuti lapangan usaha onformasi dan komunikasi sebesar 8,02 persen. Selain itu, lapangan usaha pengadaan air juga tumbuh positif sebesar 5,06 persen. (*)
Video KUPAS TV : HUNIAN BAGI KORBAN TSUNAMI DI LAMPUNG SELATAN SEGARA DISERAHKAN
Berita Lainnya
-
Kejati Lampung Kantongi Dua Alat Bukti Kuat untuk Tetapkan Arinal Sebagai Tersangka
Selasa, 28 April 2026 -
Yakin Suami Tak Bersalah, Riana Sari Desak Kejati Usut Penyertaan Modal Awal Rp10 Miliar
Selasa, 28 April 2026 -
Breaking News! Eks Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi PT LEB
Selasa, 28 April 2026 -
Lebih dari 7 Jam, Arinal Djunaidi Masih Diperiksa di Ruang Penyidikan Kejati Lampung
Selasa, 28 April 2026








