Pasien Suspek Covid-19 di Lampura Meninggal, Keluarga Tolak Pemakaman Sesuai Prokes
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Lampura, dr.Dian Mauli, M.H. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Kembali terjadi kasus 1 Suspek Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), namun pihak keluarga menolak pemakaman sesuai Protokol Kesehatan (Prokes).
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Lampura, dr.Dian Mauli, M.H mengatakan, atas permintaan keluarga, jenazah hendak melaksanakan pemakaman keluarga, Kamis (04/02/2021).
"Benar mas, siang ini ada pasien suspek Covid-19 meninggal dunia, namun pihak keluarga tidak mau pemulasaraan sesuai Prokes," jelas Dian.
Terkait dengan data pasien meninggal dunia, Dian tidak dapat menyebutkan kepada Kupastuntas.co, hanya saja pihak keluarga telah menandatangani surat pernyataan.
"Datanya kami sembunyikan mas, memang pasien tersebut belum positif Covid 19, harus menunggu hasil Swab, namun secara aturan harusnya pemulasaraan sesuai Prokes," lanjut Dian.
Adapun terkait penambahan kasus positif Covid-19 di Lampung Utara terjadi penambahan sebanyak 3 kasus pada hari ini, Kamis (04/02/2021), sehingga total akumulasi menjadi 911 kasus.
"Tiga kasus hari ini tergolong tidak bergejala. Ketiganya warga Kecamatan Abung Semuli," terang Dian.
Sementara pasien yang meninggal sebanyak 18 orang dan selesai menjalani isolasi atau dinyatakan sembuh sebanyak 624 orang. (*)
Video KUPAS TV : MELIHAT DARI DEKAT PEMAKAMAN PASIEN COVID 19 ASAL LAMPUNG TIMUR
Berita Lainnya
-
Pelaku Otak Pemerkosaan dan Penyekapan Siswi SMP di Lampura Ditangkap di Jateng
Senin, 01 April 2024 -
Tak Kapok 4 Kali Masuk Penjara, Pencuri Motor di Lampura Kembali Ditangkap Polisi
Rabu, 27 Maret 2024 -
Hari Pertama Bertugas, Aswarodi Ingatkan Jajaran Pegawai Pemkab Lampura: Selama Kerja Baik Anda Aman
Selasa, 26 Maret 2024 -
Sah Jadi Pj Bupati Lampura, Aswarodi Fokus Persiapan Pilkada dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Senin, 25 Maret 2024



