• Kamis, 23 Mei 2024

ASN di Metro Dirampok di Siang Bolong, Rp 120 Juta Raib

Selasa, 02 Februari 2021 - 19.04 WIB
349

Potongan vidio yang beredar di media sosial. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Warga kota Metro digegerkan dengan aksi perampokan di siang bolong yang menyasar seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa (2/2/2021). Perampok berhasil menggondol uang tunai sekitar Rp120 juta.

Hebatnya, kawanan perampok beraksi di tempat yang tak jauh dari Pos Pantau Unit Sabhara Polres Metro, Jalan Brigjend Sutiyoso, Kelurahan Metro, Metro Pusat.

Dari informasi yang dihimpun Kupastuntas.co, kawanan perampok berhasil menggondol Rp120 juta milik ASN salah satu Sekolah Dasar di Metro berinisial HR.

Masyarakat dan pengunjung Samber Park Kota Metro sempat dibuat kaget lantaran aksi kawanan perampokan tersebut berlangsung saat ramai masyarakat melakukan aktivitas. 

Dalam Vidio berdurasi 33 detik yang viral di media sosial menyebutkan, korban merupakan salah satu bendahara sekolah yang usai mengambil uang dari bank.

"Perampokan modus pecah ban di depan warung pojok, mobil Avanza silver BE 2108 GO," ungkap warga dalam video viral tersebut.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro, AKP Andri Gustami, mewakili Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati, membenarkan adanya peristiwa perampokan tersebut.

"Sudah diterima laporannya, kami akan melakukan penyelidikan melalui CCTV di sekitar lokasi kejadian. Kami masih koordinasi dengan pihak bank untuk permintaan buka CCTV nya," kata AKP Andri, saat dihubungi Kupastuntas.co, Selasa (2/2/2021).

Kasat menyampaikan, peristiwa perampokan itu terjadi saat korban mengendarai kendaraan pribadi jenis minibus usai mengambil uang dari bank. Saat di TKP, korban turun dari mobil untuk mengecek ban mobilnya yang kempes.

"Tanpa sadar, pelaku yang mengawasi korban langsung masuk ke dalam mobil dan membawa kabur uang tunai milik korban," lanjutnya.

Sementara menurut keterangan saksi mata di lapangan, pelaku menggunakan kendaraan roda dua jenis Yamaha Vixion.

"Kami masih lakukan penyelidikan dan pengajaran terhadap pelaku," pungkasnya. (*)


Video KUPAS TV : KELUARGA KORBAN SRIWIJAYA AIR ASAL TUBABA AKHIRNYA TERIMA SANTUNAN