Berikut Tiga Daerah di Lampung yang Rawan Dimasuki Gajah Liar
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemukiman warga yang berada di Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus dan Lampung Timur tercatat menjadi tiga daerah paling rawan dimasuki kawanan gajah liar.
Sebagai langkah antisipasi terjadinya konflik antara manusia dan gajah liar, Pemerintah Provinsi Lampung dan instansi terkait telah melakukan berbagai upaya, salah satunya pemasangan GPS collar di tubuh gajah.
"Pemasangan GPS Collar dilakukan sebagai upaya monitoring pergerakan kelompok gajah dalam mitigasi konflik atau early warning system," kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, saat dihubungi Kupastuntas.co, Kamis (28/1/2021).
Ia melanjutkan, untuk Kabupaten Lampung Barat dan Tanggamus pemasangan GPS collar sudah dilakukan secara maksimal.
Sementara untuk Lampung Timur belum terlalu maksimal karena warga sekitar memiliki cara tersendiri untuk memantau pergerakan kawanan gajah liar.
Yanyan menambahkan, wilayah Lampung Timur memang sejak lama menjadi langganan dimasuki kawanan gajah liar.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, masyarakat sangat menyadari kondisi itu dan menganggap itu merupakan dinamika kehidupan karena berada di sekitar Taman Nasional.
"Mereka punya cara untuk memantau pergerakan gajah. Sampai saat ini belum ada pembicaraan untuk menambah pemasangan GPS Collar untuk gajah liar di Lampung Timur," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : PEMKOT HENTIKAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN CITRALAND
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Sidang Lanjutan Kasus Ganja 987 Gram di PN Liwa, Terdakwa Mengaku Dijebak
Rabu, 13 Mei 2026








