Dua Warga Tubaba Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi
Potongan video, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, dalam konferensi pers yang disiarkan lewat sosial media resmi Mabes Polri, Kamis (14/1/2021). Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, memaparkan perkembangan terbaru hasil rekonsiliasi, antemortem dan postmortem penumpang kecelakaan Sriwijaya Air.
Dalam pemaparan tersebut terdapat enam penumpang yang teridentifikasi. Dua diantaranya penumpang asal Tulang Bawang Barat (Tubaba), yakni Pipit Piyono dan Yohanes.
"Rekonsiliasi melalui sidik jari dan pencocokan DNA," kata Brigjen Pol Rusdi, dalam konferensi pers yang disiarkan lewat sosial media resmi Mabes Polri, Kamis (14/1/2021).
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri juga menerima 134 sampel DNA dari kerabat 59 korban. Serta menunggu tiga korban yang diperlukan sampel DNA-nya.
"Mudah-mudahan sebentar lagi dari 62 korban dimiliki semua sampel DNA nya," lanjutnya.
Sampai saat ini total sudah ada 12 penumpang yang teridentifikasi. Dengan enam korban yang teridentifikasi sebelumnya yakni, Okky Bisma pria (29), Crew Flight Attendant warga Kramat Jati, Jakarta Timur. Lalu Asy Habul Yamin (36), warga Jalan Sakti Nomor 7A, RT 05 RW 06, Kelurahan Patukangan Selatan di Pesanggrahan, Jakarta.
Selanjutnya Fadly Satrianto (38) Co-Pilot (crew ekstra), warga Teluk Penanjung 17 RT 04 RW 05, Jawa Timur. Khasanah (50), warga Kecamatan Pontianak Barat, Pontianak. Indah Halimah Putri (26), warga Sungai Pinang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan dan Agus Minarni (47), warga Mempawah Hilir, Kalimantan Barat. (*)
Video KUPAS TV : SANTUNAN KELUARGA KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA DICAIRKAN RP 50 JUTA SETELAH IDENTIFIKASI
Berita Lainnya
-
Kasus Campak Capai 8.716 Sepanjang 2026, Kemenkes Sebut Tren Mulai Menurun
Sabtu, 14 Maret 2026 -
Sempat Diamankan saat OTT Bupati Rejang Lebong, Wakil Bupati Hendri Praja Dilepas KPK
Rabu, 11 Maret 2026 -
Truk ODOL Rugikan Negara 43 Triliun, DPR Singgung Jalan di Lampung ‘Keriting’
Selasa, 02 April 2024 -
Hak Angket Kecurangan Pemilu Tetap Bergulir di DPR, Endro: Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia
Selasa, 26 Maret 2024



