Bila Tak Ada Gugatan di MK, KPU Akan Tetapkan Calon Terpilih
Ketua KPU Bandar Lampung, Dedy Triyadi, saat dimintai keterangan, Kamis (17/12/2020). Foto: Sule/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Proses rekapitulasi suara calon Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung telah selesai pada 15 Desember lalu. Meski begitu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih menunggu tiga hari apakah ada gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil.
Ketua KPU Bandar Lampung, Dedy Triyadi mengatakan, sesuai regulasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), setelah pleno masih menunggu tiga hari apakah ada upaya hukum ke MK.
"Apabila tidak ada, kami akan meminta ke Panitera MK. Setelah itu dalam waktu lima hari, kita akan menggelar rapat pleno penetapan calon terpilih," ungkap Dedy, Kamis (17/12/2020).
Sementara, untuk proses sengketa di Bawaslu merupakan sengketa proses. Dimana hasilnya, apabila ada putusan maupun rekomendasi dari Bawaslu mengenai TSM, maka KPU akan menindak lanjuti.
"Jadi tidak menghambat proses tahapan yang berjalan. Dalam PKPU setelah pleno rekapitulasi, tiga hari merupakan proses sengketa di MK. Kalau sengketa proses itu kewenangan Bawaslu," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : Demo KPU Lampung Tengah, Pendukung Nessy-Imam Minta Pemenang Pilkada Didiskualifikasi!
Berita Lainnya
-
Kunker ke Bandar Lampung, Mensos Dorong Akurasi dan Digitalisasi Data Bansos
Sabtu, 25 April 2026 -
Mendagri Ajak Lima Kepala Daerah di Sumbagsel Buat Program Konkret 2027-2029
Sabtu, 25 April 2026 -
ITERA Bakal Bangun Auditorium Raksasa Berkapasitas 5.000 Orang, Ajukan Anggaran Rp200 Miliar
Sabtu, 25 April 2026 -
WR III UIN RIL Tekankan Calon Duta Kampus Perkuat Karakter Intelektual, Spiritual, dan Integritas
Sabtu, 25 April 2026








