Perempuan Jadi Sasaran Aksi Terorisme
Talkshow KupasTV di Slyce Lounge Swiss-Belhotel Bandar Lampung bersama FKPT Lampung yang dipandu oleh CEO Kupas Tuntas, Donald Harris Sihotang, Rabu (25/11/2020) .
Kupastunatas.co, Bandar Lampung - Perempuan dinilai sangat mudah digunakan sebagai martil untuk melakukan aksi terorisme. Loyalitas dan ketaatan pada jati diri perempuan diprediksi mejadi salah satu penyebab mudahnya perempuan dijadikan martil.
Sekretaris Forum Koordinasi Penanggulangan Teroris (FKPT) Lampung, Ir. Herdaus mengatakan, sebenarnya ada beberapa faktor yang menyebabkan kaum perempuan sangat mudah mau bergabung dengan kelompok radikal tersebut. Namun, kata dia faktor utamanya adalah faktor ideologi.
"Karena persoalan terorisme ini persoalan mordenitas yang sangat rumit, kompleks dan menjadi permasalahan global. Siapa saja bisa terlibat, jadi harus benar-benar berhati-hati dan waspada” ujar Herdaus saat Talkshow KupasTV di Slyce Lounge Swiss-Belhotel Bandar Lampung, Rabu (25/11/2020). Talkshow yang dipandu oleh CEO Kupas Tuntas, Donald Harris Sihotang.
Baca juga : Teroris Bisa Beradaptasi dengan Lingkungan
Menurutnya, kasus terorisme yang dilakukan kepada ibu dan anak adalah saat kasus bom bunuh diri di Surabaya.
"Seorang ibu mudah di doktrin untuk melakukan aksi keji seperti itu,"ucapnya.
Menurutnya, tren aksi terorisme yang terjadi di seluruh dunia pada akhir-akhir ini dimanfaatkan oleh kelompok radikal untuk memanfaatkan kaum perempuan. Dia menuturkan, motif memakai kaum perempuan sebagai martil dalam aksi bom bunih diri agar aksi tersebut tidak terlihat.
"Meski perempuan itu adalah pelaku bom, tapi pada hakikatya dia adalah korban ideologi yang dicekoki oleh suaminya," tuturnya.
Dalam Talkshow tersebut, turut hadir juga sebagai pembicara, Ketua FKPT Lampung Irwan S Marpaung , Kabid Penelitian FKPT Lampung Dr Abdul Qodir Zaelani, S.H.I,M.A, Kabid Pemuda dan Pendidikan FKPT Lampung Isbedy Stiawan Z.S, dan Kabid Agama, Sosial dan Budaya FKPT Lampung, Wasril Purnama, S.E, M.Si. (*)
Video KUPAS TV : Sindikat Pemalsu Kendaraan Diringkus Polisi, Warga Hati-hati Beli Motor Bekas!
Berita Lainnya
-
RSUD Abdul Moeloek Tingkatkan Kompetensi CPNS Dokter Melalui Program Inovasi Pelayanan Kesehatan
Selasa, 10 Maret 2026 -
Kasus Korupsi SPAM Pesawaran, Dendi Ramadhona Didakwa Pasal Berlapis
Selasa, 10 Maret 2026 -
Mudik Lebaran 2026, Bandar Lampung Siapkan 9 Posko Layanan Kesehatan
Selasa, 10 Maret 2026 -
Kabar Duka, Anggota DPRD Lampung dari Fraksi Gerindra Veri Agusli Meninggal Dunia
Selasa, 10 Maret 2026









