Dana Penanganan Covid-19 di Bandar Lampung Tersisa 20 Miliar
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, saat dimintai keterangan, Selasa (24/11/2020). Foto: Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pasien positif Covid-19 di kota Bandar Lampung setiap harinya terus mengalami penambahan. Hingga hari ini total positif mencapai 1.594 kasus. Maka dana di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2020 terus bertambah.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kota Bandar Lampung, Wilson Faisol mengatakan, untuk dana penanggulangan Covid-19 setiap hari berubah-ubah, lantaran setiap hari kasusnya bertambah.
"Ya kira-kira dana yang keluar sudah ada Rp30 miliar. Sementara dana Covid-19 yang masih ada sekitar Rp20 miliar," kata Wilson, saat dimintai keterangan, Selasa (24/11/2020).
Baca juga : Serapan Dana Covid-19 di Lampung Capai 70 Persen
Menurutnya, dana itu diperuntukkan untuk penanganan Covid-19 yang tersebar di dinas kesehatan, dinas sosial serta gugus tugas atau di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lainnya.
"Insya Allah dana yang tersisa itu masih mencukupi sampai akhir tahun. Karena dana di APBD perubahan kita tidak akan mengganggu gugatnya. Karena itu adalah prioritas," lanjutnya.
Wilson menjelaskan, jika anggaran di APBD perubahan untuk Covid-19 tersebut masih tersisa, maka akan jadi dana sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) daerah tahun sebelumnya.
"Jadi dana itu akan masuk ke khas negara lagi. Kemungkinan akan untuk penanggulangan Covid-19 di 2021," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : TINGKAT PENGANGGURAN MENINGKAT AKIBAT PANDEMI, INI STRATEGI PEMPROV LAMPUNG-PART 1
Berita Lainnya
-
Pemprov Lampung Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di PKOR Way Halim
Minggu, 21 Juni 2026 -
Empat Calon Ketua Apindo Lampung Ambil Berkas Pendaftaran
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Hadiri Rakernas PJ91, Wagub Jihan Tekankan Budaya Gotong Royong Dukung Pembangunan Daerah
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung 8 Jam Terkait Penyertaan Modal Awal PT LEB Rp10 Miliar
Sabtu, 20 Juni 2026








