Pedagang Es Dawet Cari Rejeki di Tengah Aksi Demo
Juju, saat menjual es dawet di tengah aksi demo Boikot produk Perancis di depan Mall Ramayana Kotabumi, Lampura, Senin (23/11/2020). Foto: Riki/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Salah satu pedagang es dawet, Ansori alias Juju (34) warga Gang Bakti Kelurahan Tanjung Aman, nampak mendatangi kerumunan orang yang hendak demonstrasi Boikot produk Perancis di depan Mall Ramayana Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), Senin (23/11/2020).
Juju mengaku, dikarenakan jualan sepi dikarenakan pandemi Covid-19, dirinya nekat berjualan di tengah demo.
"Jualan sekarang sepi mas, anak sekolah libur, pasar juga. Mending saya jualan pas orang ramai-ramai kumpul kayak demo hari ini," kata Juju.
Saat ditanya apakah dia tidak takut apabila terjadi kerusuhan, pedagang es dawet tersebut mengatakan, justru yang demo itu tahu persis, perjuangannya untuk masyarakat yang tidak mampu.
"Kenapa harus takut, yang demonstrasi ini kawan semua mas. Malah kadang ramai pembelinya," ungkap bapak dua anak ini.
Terkait penghasilan di hari biasa Ia menuturkan, paling banyak mendapat Rp60.000 bersih, namun bila ada keramaian penghasilan yang diperoleh bisa berlipat.
Pekerjaan sebagai penjual es dawet yang telah ditekuninya selama puluhan tahun untuk menghidupi keluarga dengan 2 anaknya yang salah satu sudah kelas 2 SMP. (*)
Video KUPAS TV : PELAKU KERUSUHAN SAAT DEMO BIASANYA MENYAMAR, TAPI BISA KITA IDENTIFIKASI - DITSAMAPTA POLDA LAMPUNG
Berita Lainnya
-
Banjir Rendam 115 Rumah di Lampung Utara, Tiga Kecamatan Terdampak
Minggu, 18 Januari 2026 -
11 Siswa di Lampura Keracunan, Pengelola MBG Akui Lalai dan Siap Perketat Pengawasan
Selasa, 13 Januari 2026 -
Usut Dugaan Korupsi Rp 2,9 Miliar, Kejati Tetapkan Plh Sekda Lampura Jadi Tersangka
Selasa, 13 Januari 2026 -
11 Siswa Keracunan MBG Diduga Jadi Pemicu Guru SDN 3 Sindang Sari Lampura Ngamuk di Sosmed
Senin, 12 Januari 2026









