Disdik Bandar Lampung Sebut Penarikan Uang Komite Sah-sah Saja
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung, Sukarma Wijaya, saat dimintai keterangan, Rabu (18/11/2020).
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Terkait SMP Negeri 3 Bandar Lampung menarik uang komite pada wali murid, meski di tengah pandemi Covid-19, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung, Sukarma Wijaya berpendapat, hal tersebut sah-sah saja.
Sukarma mengaku, pihaknya hari ini telah memanggil langsung kepala SMP Negeri 3 Kota Bandar Lampung tersebut.
"Langsung Kepala Sekolah yang saya panggil," ujar Sukarma, saat dimintai keterangan, Rabu (18/11/2020).
Baca juga : Terkait Uang Komite, Walikota Herman HN: Selain SPP Jangan Dibayar
Ketika ditanya terkait masih adakah sekolah hingga saat ini menarik uang komite, Ia menegaskan, dirinya tidak mengetahui terkait hal itu, lantaran jarang turun ke lapangan.
"Saya belum dengar berita itu. Kalau ada berita-berita seperti ini (Penarikan uang komite) saya tinggal konfirmasi," ungkapnya.
"Dan perlu diingat terkait dengan komite ini sifatnya sumbangan bukan kewajiban. Tapi sumbangan yang sifatnya sudah disepakati oleh pihak sekolah dan wali murid. Jadi jangan juga jadi persoalan ketika komite berjalan, sumbangan itu sah-sah saja bagi yang mau bagi yang keberatan jangan dipaksakan," timpalnya.
Namun lanjutnya, khusus bagi siswa melalui program bina lingkungan (Biling), tidak dikenai sama sekali terkait uang komite tersebut.
"Siswa Biling terkait komite tidak boleh sama sekali disentuh, karena sudah ada dana sendiri dari Pemkot," imbuh Sukarma.
Sementara untuk pembayaran guru honorer, menurutnya hal itu adalah tergantung kesepakatan ketika guru honorer tersebut melamar.
"Guru honor itu gajinya Rp300 ribu sampai Rp600 ribu itu sudah paling bagus nasibnya sebulan. Makanya Pemkot memberikan insentif tambahan di luar gaji itu, yang sekarang Rp3,6 juta dalam setahun," bebernya.
Akan tetapi, ada juga peluang bagi guru honorer yang kompeten atau yang sudah bersertifikasi, karena layak mendapatkan tunjangan sertifikasi yang memang itu haknya. (*)
Video KUPAS TV : Provinsi Lampung Kirim 27 Kafilah Berlomba di MTQ Tingkat Nasional
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








