BPBD Pesibar: Nelayan Harus Lengkapi Alat Keselamatan dan Komunikasi
Kepala BPBD Pesibar, Syaifullah, saat memberikan keterangan, Selasa (17/11/2020). Foto: Rahmat/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) meminta seluruh nelayan agar melengkapi diri dengan alat keselamatan dan alat komunikasi saat berangkat melaut.
Hal tersebut sebagai upaya jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat di tengah laut, nelayan sudah siap dengan alat keselamatan, salah satunya life jaket (jaket pelampung)
Kepala BPBD Pesibar, Syaifullah mengatakan, atas kejadian yang menimpa dua nelayan asal Kampung Jawa beberapa hari lalu seharusnya menjadi pelajaran bagi nelayan lainnya.
"Aktivitas nelayan berada di tengah laut, tidak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi, baik dari kondisi, cuaca, gelombang hingga kendala lainnya," kata Syaifullah, Selasa (17/11/2020).
Baca juga : Pemda Pesibar Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Pengawasan Ormas dan LSM
Syaifullah mengaku, hanya sebatas memberikan imbauan, agar nelayan dapat berangkat melaut dengan aman.
"Alat komunikasi juga sangat diperlukan. Karena jika terjadi kecelakaan laut, nelayan bisa menghubungi nelayan lainnya atau memberi kabar kepada keluarga mereka. Sehingga bantuan bisa segera datang," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : Mobil Pemadam Kebakaran Tidak Bisa Masuk Lokasi, Rumah Warga Rata Dengan Tanah
Berita Lainnya
-
Pemkab Pesisir Barat Percepat Pembangunan Jalan Menuju RSUD Muhammad Thohir
Jumat, 20 Februari 2026 -
Setelah Penantian Panjang, Jalan di Way Haru Pesisir Barat Akhirnya Segera Dibangun
Rabu, 18 Februari 2026 -
Satu Jenazah Teridentifikasi, Polisi Autopsi Mayat Tak Utuh di Pantai Walur
Senin, 02 Februari 2026 -
Mayat Kedua Ditemukan di Pantai Walur, Berjarak 200 Meter dari Temuan Mayat Tanpa Kepala
Minggu, 01 Februari 2026









