Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemprov Lampung Usulkan Tambahan 50 Tenaga Kesehatan
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Sebagai upaya menanggulangi pasien positif Covid-19 yang terus bertambah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengusulkan penambahan 50 tenaga kesehatan yang akan di tempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek sebagai rumah sakit rujuk utama.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, 50 tenaga kesehatan baru tersebut diperuntukkan untuk pegawai yang memiliki kapabilitas, keterampilan, serta berkomitmen dalam merawat pasien Covid-19.
"Kemarin kami sempat diskusi dengan rumah sakit, ada informasi kalau kasus meningkat. RS sudah mengambil langkah, untuk menambah ruangan dan menambah tenaga medis. Kita usulkan 50 orang tenaga baru di RSUD Abdul Moeloek terutama paling banyak dibutuhkan ialah tenaga perawat," katanya saat memberikan keterangan, Minggu (15/11/2020).
Fahrizal melanjutkan, selain menyiapkan tenaga kesehatan dan tempat isolasi, yang utama dilakukan saat ini ialah kedisiplinan masyarakat dalam menetapkan protokol kesehatan. Sebab, rumah sakit merupakan benteng pertahanan terakhir.
"Pemerintah tetap melakukan upaya salah satunya sosialisasi untuk menekan kasus. Masyarakat juga harus disiplin protokol kesehatan. Sebab rumah sakit adalah pertahanan terakhir," katanya.
Selain itu, Pemprov Lampung juga segera memiliki Peraturan Daerah (Perda) adaptasi kebiasaan baru yang akan menindak tegas siapapun pelanggar protokol kesehatan. (*)
Video KUPAS TV : Dua Nelayan 3 Hari Terombang-Ambil di Laut, Perahu Terbalik Dihantam Ombak.
Berita Lainnya
-
Universitas Teknokrat Peringati Isra Mi’raj Perdana di Masjid Agung Al Hijrah Kota Baru Lampung
Jumat, 16 Januari 2026 -
Pemprov Lampung Siapkan Pergub Larangan Penjualan Ayam Hidup ke Luar Daerah
Jumat, 16 Januari 2026 -
Langgar Etik, BK DPRD Bandar Lampung Jatuhkan Sanksi kepada Heti Friskatati
Kamis, 15 Januari 2026 -
Agus Djumadi: Wacana Perumahan ASN Bebas Banjir Belum Dibahas dalam APBD 2026
Kamis, 15 Januari 2026









