Perluasan Kontak Tracing Picu Kenaikan Kasus Covid-19 di Lampung
Juru bicara posko satuan tugas penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 di Lampung mengalami peningkatan yang signifikan dalam satu minggu terakhir. Terhitung sejak tanggal 1 hingga 7 November 2020, pasien Covid-19 bertambah sebanyak 280 dan 13 kasus konfirmasi kematian.
Juru bicara posko satuan tugas penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana, mengaku jika kenaikan kasus konfirmasi di Lampung lantaran perluasan kontak tracing yang dilakukan secara snawball.
"Kalau positif nya terus bertambah banyak karena perluasan tracing. Biasanya dari 1 positif dilakukan tracing secara snawball bahkan sampai 200 orang," kata Reihana saat dimintai keterangan, Sabtu (7/11/2020).
Reihana melanjutkan, perluasan kontak tracing dirasa sangat diperlukan sebagai upaya menemukan pasien konfirmasi tanpa gejala dan mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.
Sementara itu, untuk pasien yang dinyatakan meninggal dunia bukan murni karena terserang Covid-19. Melainkan dipengaruhi oleh penyakit kormobit yang semakin memperparah keadaan.
"Yang meniggal bukan semua murni Covid-19. Sebagian besar dengan cormobid, tapi karena di swab positif jadi yang tercover Covid-19 nya," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : Diseruduk Babi Hutan, Satu Warga LampuraTew4s, Satu Lagi Sekarat
Berita Lainnya
-
BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sindang Sari Lampung
Rabu, 14 Januari 2026 -
Dari Tiga BUMD Pemprov Lampung, Hanya Bank Lampung Setor Dividen 2025
Rabu, 14 Januari 2026 -
Serapan Beras SPHP di Lampung Jauh dari Target, YLKI Nilai Akses Warga Masih Terbatas
Rabu, 14 Januari 2026 -
DPRD Lampung Dukung Cetak Sawah 5.000 Hektare, Ingatkan Perbaikan Irigasi Sawah Lama Tak Diabaikan
Rabu, 14 Januari 2026









