Polda Lampung Perketat Pengawasan Peredaran Narkoba saat Pandemi
Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Adhi Purboyo saat menjadi narasumber di program Polda Lampung Menyapa pada Kupas Podcast yang diselenggarakan di Studio Podcast Kupas Tuntas, Jumat (30/10). Foto: Erik/Kupastuntas.co
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Saat masa pandemi Covid-19 saat ini, peredaran narkoba di Provinsi Lampung masih terus terjadi. Maka dari itu Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung terus memperketat pengawasan personel.
Melalui program Polda Lampung Menyapa pada Kupas Podcast yang diselenggarakan di Studio Podcast Kupas Tuntas, Jumat (30/10), Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Adhi Purboyo mengungkapkan, dalam tiga bulan terakhir pihaknya telah mengungkap ratusan kilo jenis narkoba.
Seperti di tanggal 21 Agustus, Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil mengungkap 25 kg sabu, tanggal 23 Agustus mengungkap 129 kg ganja, tanggal 21 September mengungkap 60 kg ganja, tanggal 22 September mengungkap 10 kg sabu.
Selanjutnya di awal Oktober mengungkap 60 kg ganja, tanggal 13 Oktober mengungkap 13 kg sabu dan ekstasi, dan tanggal 26 Oktober mengungkap 6 kg sabu.
“Rupanya tidak ada pengaruhnya terhadap peredaran narkoba meski situasi pandemi,” ujar Kombes Pol Adhi.
Ia memastikan pengawasan ketika saat pandemi terus diperketat, yang dibuktikan dengan pemasangan alat x-ray di Pelabuhan Bakauheni dan penambahan personel sebanyak satu tim dari Direktorat IV Bareskrim, selain juga mendapat penjagaan dari personel Polresta Lampung Selatan.
“Sebenarnya justru pada saat pendemi itu kita tidak lengah, tapi pas saat normal kita malah lengah. Yang jelas peredaran itu tidak berhenti, semua bisa dikalahkan kecuali narkoba,” kata dia.
Menurut dia, Provinsi Lampung bukanlah menjadi sasaran pasar narkoba, melainkan di kota besar di Pulau Jawa, namun karena posisi geografisnya Lampung menjadi tempat perlintasan peredaran narkoba.
“Data yang ada pada kami tentang jalur peredaran, dari pulau Sumatera masuknya dari ujung Aceh sisi berikutnya Riau, bersandarlah transportasi laut di Riau dan dilanjutkan melalui jalur darat menuju ke Jawa, dan jalurnya melalui Lampung,” ungkapnya. (*)
Video KUPAS TV : Puluhan Pengendara Kena Tilang Saat Operasi Zebra di Lampung Timur
Berita Lainnya
-
Inovasi Kuliner 'Bananies' Antarkan Tiga Mahasiswi FEB UTI Raih Kelulusan
Selasa, 13 Januari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Gelar Mini MCU dan Health Talk BLS di PT Altrak 1978
Senin, 12 Januari 2026 -
Catat Laba Rp200 Miliar, Gubernur Mirza Tantang Bank Lampung Perkuat Kredit Produktif Tahun 2026
Senin, 12 Januari 2026 -
Kecelakaan di Kemiling Bandar Lampung Viral, Anggota Polisi Tergeletak dan Alami Kejang-kejang
Senin, 12 Januari 2026









