BNNP Lampung Bakal Gencar Sidak Tempat Hiburan Malam
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, akan terus gencar melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Provinsi Lampung, khususnya di Kota Bandar Lampung.
Tujuannya, untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan Narkotika di tempat hiburan malam yang sangat rentan berpotensi dengan pelanggaran perputaran Narkoba.
"Kita lihat situasinya ya. Kalau memang memungkinkan, akan kita lakukan lagi giat (razia THM). Waktunya kapan, kita lihat situasinya, karena kita masih ada kegiatan lain," kata Kepala BNNP Lampung, Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya, Selasa (20/10/2020).
Kendati demikian, tegas Wayan, pihaknya juga sudah memetakan sejumlah tempat hiburan malam yang rawan peredaran maupun penyalahgunaan narkoba atau dijadikan tempat sasaran untuk razia.
Sekali lagi I Wayan menegaskan, razia THM tersebut akan dilakukan guna mencegah rawannya peredaran narkoba.
"Meskipun kita gencarkan razia, pengungkapan juga tetap kita prioritaskan guna memutus mata rantai jaringan. Pencegahan seperti sosialiasi juga kita gencarkan," kata dia.
Terkait sudah dua kali BNNP Lampung melakukan razia di lokasi hiburan malam, namun tidak ditemukan adanya barang bukti narkoba, akan tetapi belasan orang sempat diamankan dari tempat hiburan malam lantaran ketika dilakukan tes urine, positif mengkonsumsi Narkotika.
BNNP Lampung, tambah Wayan, juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalan upaya sidak tempat hiburan malam, seperti kepolisian dan TNI. (*)
Video KUPAS TV : Jalan Provinsi Pekon Balak Suoh Rusak Parah, Mobil Yang Melintas Harus Diderek
Berita Lainnya
-
Jaringan Curanmor di 5 TKP Bandar Lampung Terbongkar, Residivis dan Mahasiswa Ditangkap
Sabtu, 10 Januari 2026 -
Walikota Eva Dwiana Tinjau Lokasi Terdampak Banjir, Tegaskan Bangunan di Atas Kali Akan Dibongkar
Sabtu, 10 Januari 2026 -
Peringati HUT ke-53, DPD PDI Perjuangan Lampung Bagikan Puluhan Tumpeng ke Warga
Sabtu, 10 Januari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Berhasil Lakukan Tindakan Perdana Penutupan Bocor Jantung Anak Tanpa Operasi Besar
Sabtu, 10 Januari 2026









