Pegawai Positif Covid-19, Unila WFH Selama 14 Hari
Universitas Lampung. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) menerapkan Work form Home (WFH) atau melakukan kegiatan kampus dari rumah selama 14 hari kedepan. Kebijakan tersebut diambil usai ada pegawai yang dinyatakan positif Covid-19.
"Ada yang positif, ada yang reaktif. Sekarang sedang ditelusuri supaya memutus mata rantai. Ada staf ada dosen," kata Juru bicara gugus tugas Covid-19 Universitas Lampung, Nanang Trenggono saat dihubungi Kupastuntas.co, Kamis (8/10/2020).
Baca juga : Alami Lonjakan, Kasus Pasien Covid-19 di Lampung Bertambah 58 Orang
Saat dikonfirmasi berapa jumlah orang yang dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan pemeriksaan swab dan dinyatakan reaktif berdasarkan pemeriksaan rapid test, Nanang enggan menyebutkan detailnya.
"Saya kurang tahu persis. Hasilnya ada yang keluar hari ini dan kemarin dan saat ini sedang ditelusuri oleh Satgas. Mereka didapat dari kegiatan tes rutin atau program dari kampus yang rapidnya dilaksanakan Minggu lalu," lanjutnya.
Baca juga : Tambahan 58 Kasus Positif Covid-19 di Lampung Didominasi OTG, Ini Rinciannya
Nanang mengatakan, WFH yang dimulai pada 9 hingga 21 Oktober 2020 ini, berlaku untuk seluruh sivitas akademika (masyarakat akademik yang terdiri atas dosen, staf dan mahasiswa) Unila.
"Ini tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Semoga tidak ada yang menular ke mahasiswa," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : KRI Bima Suci Bersandar di Dermaga Caligi Lampung, Bawa 85 Taruna AAL
Berita Lainnya
-
Janji Tawuran Lewat Instagram Berujung Maut, Pemuda di Bandar Lampung Tewas Disabet Parang
Selasa, 12 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Ciptakan Sistem Hybrid Wind-Solar untuk Lampu Peringatan Gerbang Tol ITERA Kota Baru
Selasa, 12 Mei 2026 -
Remaja di Bandar Lampung Jual Dua ABG ke Spa Plus-Plus di Surabaya
Selasa, 12 Mei 2026 -
Video Viral Diduga Pelaku Penembakan Polisi Ditangkap, Ini Kata Kapolda Lampung
Selasa, 12 Mei 2026








