Massa Orasi Tolak Omnibuslaw Bersitegang Dengan Aparat, Beberapa Orang Luka-luka
Massa aksi yang adu pukul dengan petugas yang berjaga. Foto: Sulaiman/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Ribuan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Lampung Memanggil yang melakukan aksi demo sebagai bentuk penolakan terhadap Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja berakhir ricuh.
Ribuan massa aksi yang didominasi oleh mahasiswa ini merengsek masuk ke dalam kantor DPRD dan sempat adu pukul dengan petugas yang berjaga.
Baca juga : Tunggu Ditemui Anggota DPRD, Perwakilan Massa Aksi: Jangan Sampai Kami Terobos Masuk
Pantauan Kupastuntas.co ada beberapa oknum yang diduga sebagai profokator sudah diamankan oleh petugas kepolisian.
Selain itu, terdapat dua ambulans yang memasuki lokasi orasi dan melarikan beberapa orang ke pelayanan kesehatan terdekat. Sampai saat ini, polisi terus memukul mundur massa orasi. (*)
Video KUPAS TV : Puluhan Rumah Warga di Kecamatan Panjang Tertimbun Longsor Akibat Proyek Perumahan di Atas Bukit
Berita Lainnya
-
Gelar Pendampingan Bisnis, PLN Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Rumah BUMN
Rabu, 24 Juni 2026 -
Utamakan Pemeliharaan Tanpa Padam, Tim Elit PDKB PLN Perkuat Keandalan Listrik di Pringsewu
Rabu, 24 Juni 2026 -
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan Atlet Tinju PON Lampung
Rabu, 24 Juni 2026 -
WR III UIN RIL: Mahasantri Harus Menjadi Living Quran di Tengah Masyarakat
Rabu, 24 Juni 2026








