Selain Langka, Harga Gas LPG di Lambar Mulai Naik
Kabid perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Diskoperindag) Lampung Barat, Sri Hartati saat memberikan keterangan.
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Liquefied Petroleum Gas (LPG) jenis 3 kg di Kabupaten Lampung Barat mulai langka dan mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Dari pantauan Kupastuntas.co di sejumlah warung di Kecamatan Balik Bukit, harga gas LPG ukuran 3 kg mencapai Rp 27 ribu-30 ribu dari harga normal Rp 22ribu-25Ribu pertabung.
Kabid perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Diskoperindag) setempat, Sri Hartati mengungkapkan bahwa tidak ada pengurangan kuota BPH migas.
"Untuk kuota tidak ada pengurangan, namun di lapangan langka disebabkan karena kebutuhan masyarakat meningkat, apalagi saat ini masih dalam situasi pasca musim panen, jadi jarang yang menggunakan kayu bakar," kata Sri, Selasa (5/10/20).
Selain itu lanjut Sri, kesadaran masyarakat di Lampung Barat masih sangat rendah terkait penggunaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kg, masih banyak yang mengambil hak orang lain.
"Gas LPG ukuran 3 kg ini merupakan hak masyarakat menengah ke bawah karena dia subsidi, tapi kenyaataannya tidak begitu. Makanya saya bilang kesadaran masyarakat kita masih sangat rendah," lanjutnya.
Sri mengaku pihaknya sudah meminta kepada BPH migas untuk penambahan kuota di Lampung Barat. Ia juga berharap permintaan penambahan kuota dikabulkan oleh migas. (*)
Video KUPAS TV : Melihat Usaha Ecoprint, Pembuatan Motif dan Pewarna Pakaian Menggunakan Daun
Berita Lainnya
-
84 Gerai KDMP Berdiri, Lampung Barat Genjot Pembangunan di 135 Desa
Rabu, 22 April 2026 -
Kejari Lambar Sita Rp1,3 M Lebih Uang Pengganti Korupsi Proyek Jalan Lemong
Rabu, 22 April 2026 -
80 Persen Kebakaran di Lambar Dipicu Korsleting Listrik, Bupati Minta BPBD-Kades Kordinasi dengan PLN
Rabu, 22 April 2026 -
Disdikbud Lampung Barat Percepat Digitalisasi Pendidikan Lewat TKA Berbasis Teknologi
Selasa, 21 April 2026








