Gajah Liar TNWK Merusak Tanaman Petani. Ini Kata Ketua FRDP
Ketua FRDP TNWK, Suyuti. Foto: Agus/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Ketua Forum Rembuk Desa Penyangga (FRDP) Taman Nasional Way Kambas (TNWK) meminta, Pemerintah Daerah maupun Provinsi menyikapi terkait Gajah liar asal Hutan TNWK yang merangsek (menyerang) tanaman petani. Bahkan satu unit gubuk jaga dirobohkan.
Ketua FRDP TNWK, Suyuti mengatakan, informasi dari anggotanya bahwa di Desa Tegalyoso, Kecamatan Purbolinggo, sudah empat malam berturut-turut dari Kamis sampai Minggu, kawanan gajah liar keluar hutan dan merangsek tanaman singkong dan jagung.
"Ini perlu diperhatikan, kasihan petani. Tanaman yang dirangsek gajah itu menjadi harapan mereka sebagai penghasilan," kata Suyuti saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2020)
Baca juga : 4 Hektare Lahan TNWK Lampung Timur Hangus Terbakar
Sementara Ari, salah seorang petani Desa Tegalyoso mengatakan, setiap pukul 19.00 WIB, sekelompok binatang berbelalai itu keluar dari hutan.
"Dengan jumlah 20 ekor lebih dalam satu rombongan," ujar Ari.
Ari mengaku setiap malam petani terus berjaga di pinggir hutan, namun tetap saja kawanan Gajah berhasil merangsek tanaman. Gajah-gajah liar itu berhasil digiring masuk pukul 23.00 WIB.
"Jika pemerintah bisa hadir di tengah-tengah kami memberi solusi dan bisa mengendalikan gajah tidak lagi keluar, kami sangat berterima-kasih," harap Ari.
Ditempat terpisah Manager WCS, Sugio selaku mitra Balai TNWK membenarkan bahwa beberapa tahun lalu, gajah-gajah liar yang keluar hutan.
"Namun kami sebagai mitra selalu memberi pengarahan kepada petani tentang kekerasan terhadap binatang dilindungi itu, sehingga sampai saat ini mereka menangani dengan cara profesional," kata Sugio.
Jika Pemerintah Daerah atau Provinsi turun tangan duduk di tengah masyarakat (petani), mungkin akan lebih baik. Terlebih membuat petani merasa diperhatikan dan tidak mengulang perilaku kekerasan kembali terhadap gajah gajah liar. (*)
Video KUPAS TV : KRI Bima Suci Bersandar di Dermaga Caligi Lampung, Bawa 85 Taruna AAL
Berita Lainnya
-
Perahu Terbalik, Bapak dan Anak Tewas Tenggelam di Bendungan Margatiga Lamtim
Selasa, 12 Mei 2026 -
Musim Tanam Gadu 2026, Lampung Timur Targetkan Produksi Gabah 138 Ribu Ton
Selasa, 12 Mei 2026 -
Video Penggerebekan Viral, Diduga Pelaku Penembakan Polisi Berhasil Ditangkap
Senin, 11 Mei 2026 -
Sidak DPRD Lamtim Temukan Masalah IPAL dan Bau Menyengat di Dapur SPPG Balekencono 002
Sabtu, 09 Mei 2026








