Usai Diberitakan, Dinding Drainase Proyek APBN yang Hancur di Lambar Langsung Diperbaiki
Kegiatan pembangunan drainase di ruas jalan Bukit Kemuning - Liwa tepat nya di Pekon (Desa) Kerang, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat. Foto: Iwan/Kupastuntas.co
Lampung Barat , Kupastuntas.co - Dinding drainase proyek APBN di ruas jalan Bukit Kemuning - Liwa tepat nya di Pekon (Desa) Kerang, Kecamatan Batu Brak Kabupaten Lampung Barat yang sempat hancur langsung diperbaiki usai diberitakan.
Baca Juga: Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Drainase Proyek APBN di Lambar Mulai Hancur
Padahal, menurut keterangan warga sekitar, Murhadis mengungkapkan bahwa hancurnya dinding drainase di depan rumah nya itu sudah sejak satu bulan yang lalu.
"Jadi memang sekitar Satu bulan yang lalu ada mobil bus terperosok disitu dan mengakibatkan dinding drainase tersebut hancur, namun baru diperbaiki sekarang," kata Murhadis.
Namun mengenai lantai drainase yang tidak dilapisi Mortar hingga berita ini ditayangkan belum terlihat adanya pasangan bahkan material seperti batu dan pasir tidak terlihat di lokasi.
Dimintai keterangan terkait lanta yang belum dipasangi Mortar, pelaksana lapangan kegiatan tersebut, Sukirno tidak merespon.
Untuk diketahui, proyek APBN yang meliputi rehabilitasi tambal sulam jalan dengan hotmik, pelapisan aspal dan penanganan longsor kecil seperti talud dan normalisasi drainase di Lampung Barat ini dikerjakan oleh PT. Soyuren Indonesia dan PT. Gupeta Wira Utama selaku pengawas pekerjaan. (*)
Berita Lainnya
-
Pemkab Lambar Pastikan THR ASN 2026 Tersalurkan 100 Persen, Total Rp 21,3 Miliar
Selasa, 17 Maret 2026 -
Pemkab Lambar Larang ASN Mudik Lebaran Gunakan Kendaraan Dinas ke Luar Lampung
Selasa, 17 Maret 2026 -
Sambut Pemudik, Taman Kota dan Hamtebiu Disulap Jadi Ikon Baru Liwa
Selasa, 17 Maret 2026 -
Diduga Hilang Kendali, Mobil Box Terguling di Batu Brak Lampung Barat
Senin, 16 Maret 2026








