Pemprov Lampung Upayakan Pasar Baru untuk Hasil Pertanian
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Kusnardi. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura terus berusaha membuka pasar baru untuk mengirim hasil pertanian yang dihasilkan bumi Ruwa Jurai.
"Pengiriman terbesar kita ke Jakarta. Namun kita juga terus merintis untuk membuka pasar baru seperti ke Riau, Kepulauan Riau, Jambi dan Bangka Belitung. Supaya tidak terus bergantung dengan Jakarta," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kusnardi saat dihubungi Kupastuntas.co, Senin (14/9/2020).
Baca juga : Wagub Nunik: Perekonomian Lampung Ikut Terdampak Akibat Penerapan PSBB di Jakarta
Kusnardi melanjutkan, adanya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta akan berimbas kepada permintaan hasil pertanian Lampung yang menurun. Namun penurunan ini diprediksi tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan PSBB yang pertama kali dilakukan oleh Jakarta.
"Mudah-mudahan dampaknya ini tidak terlalu besar, karena sekarang musim kemarau jadi produksi sedikit turun dan harga turun tidak terlalu jauh," lanjutnya.
Baca juga : Sekdaprov: Pelantikan Bupati Lampura Tunggu SK Mendagri
Hasil pertanian Lampung yang dikirim ke Jakarta terdiri dari berbagai jenis. Seperti sayur mayur, beras, cabai, telur, ayam potong, hingga pakan ternak. Selain itu, pihaknya yang bekerjasama dengan Kabupaten/Kota memberikan pembinaan kepada para petani terkait pemasaran.
"Seperti cabai diolah menjadi sambal, atau dikeringkan lalu di buat bon cabe sehingga bisa membantu stabilitas harga di tingkat petani karena tidak dijual begitu saja," pungkas Kusnardi. (*)
Video KUPAS TV : Ratusan PNS Pemkot Bandar Lampung Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
Berita Lainnya
-
Banyak Karangan Bunga di Lokasi Tewasnya Brigadir Arya Supena, Toko Baru Pasang CCTV Pascakejadian
Senin, 11 Mei 2026 -
Aksi Tawuran Marak, Disdikbud Lampung Intensif Awasi Sekolah Rawan
Senin, 11 Mei 2026 -
Polda Tunggu Audit BPKP untuk Tetapkan Tersangka Kasus Rekrutmen 387 Honorer di Metro
Senin, 11 Mei 2026 -
Target Investasi Lampung 2026 Naik Jadi Rp16,2 Triliun, Pemprov Siapkan Kemudahan bagi Investor
Senin, 11 Mei 2026








