19 Pasien Covid-19 di Bandar Lampung Dirawat di Rumah Sakit, 27 Lainnya Isolasi Mandiri
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung, Edwin Rusli. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sampai saat ini pasien Bandar Lampung yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 19 orang. Seluruhnya sedang menjalani isolasi dan perawatan di beberapa rumah sakit. Sedangkan 27 pasien lainnya isolasi mandiri
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) kota Bandar Lampung Edwin Rusli, saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2020).
Edwin menerangkan, ruangan isolasi yang ada di setiap rumah sakit baik swasta maupun daerah di Kota Bandara Lampung ada sekitar 30 sampai 40 ruangan. "RS Daerah A Dadi Tjokrodipo ada 11 ruangan, kemudian RS Abdul Moeloek kalau dulu ada 6 tapi sekarang sudah ada penambahan, RS Imanuel ada 8 dan rumah sakit lainnya juga ada, namun saya lupa ada berapa jumlah pastinya tapi kurang lebih sekitar 30 sampai 40 ruangan," terangnya.
Saat ini, kapasitas ruangan di RS Imanuel dan RS Urip Sumoharjo sudah penuh. "Tapi walaupun dua rumah sakit itu penuh, saat ini ruangan masih cukup seperti di RS Daerah A Dadi Tjokrodipo masih banyak ruangannya," ujarnya.
Sementara humas RS Immanuel, Alquirina membenarkan bahwa ruang isolasi khusus untuk pasien covid-19 di rumah sakit tempat ia berkerja sudah penuh. "Kita ada 8 ruangan dan itu saat ini sudah penuh. Awalnya justru kami hanya ada 5 tapi karena keadaan kami tambah 3 jadi total 8 ruang isolasi," ungkapnya.
"Kalau bukan untuk pasien positif Covid-19, masih ada ruangan. Karena setiap harinya ada pasien yang keluar maupun masuk," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Banyak Karangan Bunga di Lokasi Tewasnya Brigadir Arya Supena, Toko Baru Pasang CCTV Pascakejadian
Senin, 11 Mei 2026 -
Aksi Tawuran Marak, Disdikbud Lampung Intensif Awasi Sekolah Rawan
Senin, 11 Mei 2026 -
Polda Tunggu Audit BPKP untuk Tetapkan Tersangka Kasus Rekrutmen 387 Honorer di Metro
Senin, 11 Mei 2026 -
Target Investasi Lampung 2026 Naik Jadi Rp16,2 Triliun, Pemprov Siapkan Kemudahan bagi Investor
Senin, 11 Mei 2026








