Berbagai Negara Tutup Pintu untuk WNI, 1.425 CPMI Gagal Berangkat
Kepala Unit Pelayanan Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Lampung, Ahmad Salabi. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Berbagai negara di dunia seperti Hungaria, Malaysia, Jepang, Brunei Darussalam menutup pintu masuk untuk warga negara Indonesia (WNI). Kebijakan tersebut menyusul kasus positif Covid-19 di tanah air yang terus mengalami penambahan setiap harinya.
Kepala Unit Pelayanan Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Lampung, Ahmad Salabi mengungkapkan, penutupan tersebut rupanya juga berpengaruh terhadap pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ke berbagai negara penempatan.
"Kalau ada lowongan kerja atau job order maka secara otomatis kita menunda keberangkatan sampai negara tersebut membuka kembali," kata Ahmad Salabi, Rabu (9/9/2020).
Baca juga : Peringati Haornas, Kadispora Bandar Lampung Ajak Masyarakat Rutin Olahraga
Salabi melanjutkan, berdasarkan data yang berhasil di inventarisir oleh pihaknya, sebanyak 1.425 CPMI asal Lampung terpaksa ditunda keberangkatannya. CPMI tersebut siap diberangkatkan ke beberapa negara penempatan seperti Hongkong, Taiwan, Singapura, dan Malaysia.
CPMI tersebut ada yang sedang menunggu proses pemanggilan, menunggu pekerjaan, proses visa, sedang pelatihan, menunggu pelatihan, bahkan ada yang menunggu penerbangan.
Kemarin pihaknya sudah melaksanakan OPP kepada 3 CPMI yang akan berangkat ke Hongkong dan Taiwan, namun untuk sementara menunggu di rumah masing-masing sampai Covid-19 ini melandai. (*)
Video KUPAS TV : Pakai Pengeras Suara, Polisi dan TNI Keliling Pasar Sampaikan Imbauan Protokol Kesehatan
Berita Lainnya
-
Pemprov Lampung Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di PKOR Way Halim
Minggu, 21 Juni 2026 -
Empat Calon Ketua Apindo Lampung Ambil Berkas Pendaftaran
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Hadiri Rakernas PJ91, Wagub Jihan Tekankan Budaya Gotong Royong Dukung Pembangunan Daerah
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung 8 Jam Terkait Penyertaan Modal Awal PT LEB Rp10 Miliar
Sabtu, 20 Juni 2026








