DLH Provinsi Lampung: Asal Limbah Beracun di Laut Lamtim Belum Diketahui
Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Muhammad Budi Setiawan saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (26/8/2020). Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung hingga saat ini belum mengetahui asal usul limbah beracun yang mencemari Pesisir pantai Labuhan Maringgai, Lampung Timur sejak tanggal 21 Agustus yang lalu.
"Masih akan di selidiki lagi. Sampai saat ini belum tahu dari mana asal usulnya," kata Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Muhammad Budi Setiawan saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (26/8/2020).
Baca Juga: Laut Lampung Timur Tercemar Limbah
Lanjut Budi, namun dirinya mengaku jika saat ini sudah membentuk tim investigasi yang beranggotakan beberapa unsur seperti, Kepolisian, TNI, Kejaksaan dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung maupun Kabupaten Lampung Timur.
"Dalam waktu dekat akan segera ke lokasi namun harus berizin terlebih dahulu ke Asisten II atau Sekda. Namun untuk Dinas Lingkungan Hidup ini kemungkinan besok akan ke lapangan," timpalnya.
Menurut Budi, ada beberapa aktivitas di sekitar laut Lampung Timur yang diduga menjadi sumber limbah tersebut. Diantaranya aktivitas pengeboran, aktivitas kapal sandar dan aktivitas kapal-kapal kecil milik nelayan.
"Bisa saja kapal-kapal ini membuang tumpahan minyak atau oli di laut sehingga terjadi pencemaran disana. Namun jika nantinya terbukti ada perusahaan yang melanggar melakukan pembuangan limbah secara sengaja maka bisa dihentikan sementara sembari menunggu proses penyelidikan lebih lanjut," tutupnya. (*)
Video Kupas TV: Jalan Utama Menuju Kota Baru Kondisinya Rusak Banyak Lubang!
Berita Lainnya
-
RS Urip Sumoharjo Terima Kunjungan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI
Jumat, 10 April 2026 -
Berturut-Turut, Universitas Teknokrat Indonesia Raih PTS Terbaik Versi UniRank 2026
Jumat, 10 April 2026 -
Tembus 3 Semester, Lulusan Perdana MBI Universitas Teknokrat Indonesia Diuji Penguji Nasional hingga Internasional
Jumat, 10 April 2026 -
Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Kunjungi RSUD Abdul Moeloek
Jumat, 10 April 2026








