40 Persen Transportasi Tak Beraktivitas Saat Pandemi, DLH: Kualitas Udara di Bandar Lampung Cukup Baik
Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup pada DLH Lampung, Akmad Rizal, saat memberikan keterangan, Rabu (26/8/2020). Foto: Siti/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung mencatat jika kualitas udara di Bandar Lampung di tengah pandemi Covid-19 tergolong cukup baik.
Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup pada DLH Lampung, Akmad Rizal mengatakan, adanya kualitas udara yang cukup baik sangat mempengaruhi kesembuhan pasien Covid-19.
"Kadar polutan yang terekam melalui alat sangatlah baik. Apabila tingkat kualitas udara baik dan berkualitas, maka akan berpengaruh bagi kesehatan masyarakat," katanya saat dimintai keterangan, Rabu (26/8/2020).
Baca juga : Tingkat Konsumsi Ikan Masyarakat Lampung Masih Rendah
Menurut Rizal, jika dibandingkan sebelum adanya pandemi Covid-19, perbaikan kualitas udara cukup signifikan.
"Saat pandemi kualitas udara semakin baik karena sekitar 40 persen pengguna transportasi tidak melakukan aktivitas keluar rumah beberapa bulan yang lalu. Namun saat ini sudah kembali normal tapi kualitas udara tetap baik," lanjutnya.
Untuk menentukan tingkat kualitas udara, DLH menggunakan rumusan PM10 yaitu parameter untuk menyatakan banyaknya kandungan debu dalam udara. Selain itu juga menggunakan PM2,5 yang merupakan partikel udara yang berukuran lebih kecil.
"Ukuran PM10 dan PM2,5 kota Bandar Lampung ada di warna hijau yang artinya baik," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : Pengguna Jalan Tol Lampung Masih Banyak Langgar Protokol Kesehatan Ditertibkan Petugas!
Berita Lainnya
-
Didukung Extra Flight, Bandara Radin Inten II Layani 5.323 Penumpang Selama Arus Mudik
Jumat, 20 Maret 2026 -
Mudik Memuncak di H-3, Polda Lampung Kawal Ketat Pemudik Roda Dua
Jumat, 20 Maret 2026 -
UIN Raden Intan Lampung Dirikan Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Raya Airan
Kamis, 19 Maret 2026 -
Gudang Penimbunan Solar Ilegal di Gedong Tataan Ludes Terbakar, Dentuman Ledakan Picu Kepanikan Warga
Kamis, 19 Maret 2026








