Ekspor Hasil Perikanan di Lampung Alami Kenaikan Sebesar 6 Persen
Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Provinsi Lampung Rusnanto saat dimintai keterangan, Selasa (25/8/2020). Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Nilai ekspor hasil perikanan di Provinsi Lampung pada semester I di tahun 2020 ini mengalami peningkatan sebesar 6 persen.
Sementara jika dari sisi volume, ekspor perikanan Lampung naik sebesar 21 persen atau sebesar 8500 ton dari tahun sebelumnya sebesar 7000 ton.
Baca Juga: Pemprov Lampung Terima 1 Ton Ikan Nila Segar dari Balai KIPM
"Perkembangan ekspor Lampung semester 1 naik 6 persen. Untuk nilainya kurang lebih Rp 1,04 triliun dari sisi volume naik 21 persen sekitar 8500 ton dari tahun lalu 7000 ton," kata Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Provinsi Lampung Rusnanto saat dimintai keterangan, Selasa (25/8/2020).
Pasar utama komoditas perikanan dari Lampung meliputi negara Amerika, Eropa, Asia Tenggara, Jepang dan Thailand. Sementara untuk komoditas utama yang diekspor meliputi udang, cumi-cumi, ikan kerapu, rumput. Sedangkan untuk hasil ikan tawar dikirim keberbagai Provinsi.
"Kebanyakan yang keluar negeri adalah udang sebesar 70 persen. Sementara sisanya meliputi cumi-cumi, ikan kerapu, rumput laut. Kalau ikan tawar kita kirim ke berbagai Provinsi," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana mengatakan, untuk peningkatan ekspor kedepannya akan memanfaatkan kredit usaha rakyat (KUR) yang sudah difasilitasi oleh pemerintah.
"Kita optimis kedepan ekspor ini akan terus kita tingkatkan dengan memanfaatkan KUR secara maksimal," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV: PMI Asal Bandar Lampung Meninggal Dunia di Malaysia
Berita Lainnya
-
RS Urip Sumoharjo Terima Kunjungan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI
Jumat, 10 April 2026 -
Berturut-Turut, Universitas Teknokrat Indonesia Raih PTS Terbaik Versi UniRank 2026
Jumat, 10 April 2026 -
Tembus 3 Semester, Lulusan Perdana MBI Universitas Teknokrat Indonesia Diuji Penguji Nasional hingga Internasional
Jumat, 10 April 2026 -
Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Kunjungi RSUD Abdul Moeloek
Jumat, 10 April 2026








