Rapid Test Massal di Bandar Lampung Sepi Peminat
Pelaksanaan rapid test massal di di pasar Bambu Kuning Tanjungkarang Pusat pada Kamis (13/8/2020). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pelaksanaan rapid test massal yang dilakukan di empat titik lokasi di Bandar Lampung sepi peminat.
Pantauan Kupastuntas.co di lokasi, seperti terlihat di pasar Bambu Kuning Tanjungkarang Pusat, masyarakat hingga siang hari ini masih sepi. Meski pemerintah telah menyediakan 1000 alat rapid tes yang dibagi di empat lokasi.
Terlihat dari data di lapangan di dua pasar yakni Bambu Kuning baru ada 80 an peserta sementara di pasar Tamin ada 117 orang.
Banyak para pedagang yang enggan mengikuti rapid test. Seperti Hendri salah satu pedagang pasar Bambu Kuning yang mengaku enggan dirapid test lantaran takut. "Walaupun gratis nggak mau, takut," kata Hendri saat dimintai keterangan. pada Kamis (13/8/2020).
Akan tetapi menurutnya, jika rapid test itu diharuskan maka ia mau melakukannya dengan catatan dirapid test semua pedagangnya.
"Menurut saya adanya rapid test ini bagus, sangat membantu untuk mendeteksi ada atau tidaknya indikasi covid-19," kata Eko Pramono (23) pengunjung pasar.
Agung, warga Teluk Betung yang mengatakan seengaja datang Pasar Tamin bersama anak dan istrinya untuk mengikuti rapid test gratis tersebut.
"Saya bersama anak dan istri sengaja ke Pasar Tamin, emang paling deket kesini. Alhamdulillah tadi kita bertiga hasilnya non-reaktif," ujar Agung.
Agung mengaku baru pertama melakukan rapid test. "Baru kali ini saya ikut rapid test, dan kebetulan gratis juga. Sebelumnya dapat informasi rapid test ini dari media sosial," lanjutnya. (*)
Berita Lainnya
-
UIN Raden Intan Lampung Dirikan Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Raya Airan
Kamis, 19 Maret 2026 -
Gudang Penimbunan Solar Ilegal di Gedong Tataan Ludes Terbakar, Dentuman Ledakan Picu Kepanikan Warga
Kamis, 19 Maret 2026 -
Puluhan Ribu Peluang Kerja dari SGC untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Rabu, 18 Maret 2026 -
Bulog Salurkan Bantuan Pangan kepada 1.260.686 Warga Lampung
Rabu, 18 Maret 2026








