Satgas Covid-19 Bandar Lampung Sudah Berikan 150 Izin Keramaian
Kepala Keuangan Satgas covid-19 Bandar Lampung, M. Rizki saat dimintai keterangan di ruang kerjanya, Selasa (11/8/2020). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Satuan tugas (Satgas) covid-19 kota Bandar Lampung mencatat sudah sebanyak 150 warga yang mengajukan izin keramaian resepsi pernikahan di kota setempat.
Kepala Keuangan Satgas covid-19 Bandar Lampung, M. Rizki mengatakan, di masa pandemi covid-19 saat ini sudah banyak warga yang mengajukan permohonan izin keramaian resepsi pernikahan.
"Dimana sampai hari ini ada 150 izin keramaian yang kita setujui. Sementara yang masi dalam proses atau berbentuk permohonan sebanyak 20," kata M. Rizki, saat dimintai keterangan di ruang kerjanya, Selasa (11/8/2020).
Lanjutnya, untuk memberikan izin keramaian itu kriterianya adalah yang pertama mengajukan surat permohonan dan selanjutnya menandatangani surat pernyataan untuk mematuhi protokol kesehatan.
"Terakhir nanti tim kita akan meninjau ke lokasi di lapangan apakan mereka mematuhi protokol kesehatan atau tidak," ujarnya.
Untuk maksimal tamu undangan sendiri jelasnya, pihaknya menilai dari kapasitas tempat. "Jadi kita berikan jumlah tamu undangan itu sesuai dengan kapasitas tempat. Dan memberikan waktu pelaksanaan selama tiga jam tanpa hiburan," tuturnya.
Ia juga menghimbau bagi penyelenggara resepsi, penyediaan makanan supaya memakai nasi kotak. Adapun jika harus memakai prasmanan itu harus ada persyaratan tertentu yang sangat ketat.
Dalam arti jelasnya, harus ada petugas yang mengambilkan nasi baik dipondokan dan yang lauk-pauk, dan juga petugasnya harus menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap seperti masker, sarung tangan dan Face Shield atau pelindung wajah.
"Kita juga minta untuk menyediakan sarana protokol kesehatan, Tempat cuci tangan, pengukur suhu tubuh menyediakan tempat singgah agar tidak ada penumpukan tamu didalam. Kita batasi pertamu undangan maksimal 15 menit," bebernya. (*)
Berita Lainnya
-
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dukung Karya Inovatif Mahasiswa dalam Academic Expo 2026 Bertema Think Beyond: Innovate For Impact
Kamis, 22 Januari 2026 -
Pilkada Tidak Langsung Dinilai Persempit Politik Transaksional
Kamis, 22 Januari 2026 -
Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi: Jabatan Jangan Dipandang Sebagai Komoditas Bisnis
Kamis, 22 Januari 2026 -
DPRD Lampung Desak Penindakan Rokok dan Pakaian Ilegal dari Hulu ke Hilir
Kamis, 22 Januari 2026









