BPJS Ketenagakerjaan Kumpulkan Nomor Rekening Pekerja Calon Penerima Bantuan Subsidi Gaji
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) atau BP Jamsostek tengahmengumpulkan data nomor rekening peserta yang memenuhi kriteria penerima bantuan subsidi gaji sebesar Rp 600 ribu.
Baca Juga: Disnaker Lampung Tunggu Juknis Terkait Bantuan Rp 600 Ribu untuk Pekerja
"Tugas kami hanya menyiapkan, seluruh peserta wajib mempunyai rekening yang nanti akan kami kirim ke kantor pusat," kata Kepala cabang BPJS ketenagakerjaan Bandar Lampung, Widodo saat dimintai keterangan, Minggu (9/8/2020).
Lanjut Widodo, nomor rekening tersebut digunakan sebagai validasi data peserta yang memenuhi kriteria. Selain itu bantuan akan langsung dikirim langsung melalui nomor rekening masing-masing peserta yang berhak menerima.
"Jadi data totalnya belum ada karena belum update saat ini kami masih terus menggali," tambahnya.
Widodo mengajak seluruh pemberi kerja (perusahaan) dan tenaga kerja harus ikut proaktif menyampaikan data nomor rekening dimaksud sesuai skema dan kriteria Pemerintah.
Sementara itu, Kabid Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung, Bambang Purwa mengatakan, jika pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan dan juga dengan serikat pekerja untuk mendorong peserta melaporkan nomor rekening.
"Kita terus melakukan koordinasi dengan pihak badan usaha untuk segera melaporkan nomor rekening tenaga kerja yang bersangkutan. Terutama perusahaan yang membayarkan gajinya melalui sistem manual atau cash," katanya. (*)
Berita Lainnya
-
Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax dari Rp12.300 Jadi Rp16.250 per Liter
Rabu, 10 Juni 2026 -
Tingkatkan Kualitas Layanan, PLN Bekali Petugas Garda Terdepan dengan Pelayanan Prima
Selasa, 09 Juni 2026 -
Akui Perbuatan dan Ajukan Justice Collaborator, Heri Wardoyo Dituntut Lebih Ringan dari Terdakwa Lainnya
Selasa, 09 Juni 2026 -
Tiga Terdakwa Korupsi Dana PI PT LEB Dituntut 4 hingga 10 Tahun Penjara
Selasa, 09 Juni 2026








