Sebabkan Banjir, Walikota Herman HN Akan Pasang Box Culvert di Jalan Yos Sudarso
Walikota Bandar Lampung , Herman HN saat meninjau lokasi banjir. Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Satu penyebab banjir di wilayah Kampung Kerawang, kelurahan Garuntang, kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung adalah drainase di jalan Yos Sudarso tersumbat oleh lumpur dan sampah.
Baca Juga: Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Pohon Tumbang di Bandar Lampung
Oleh sebab itu, Walikota Bandar Lampung, Herman HN meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat untuk segera melakukan memasang box culvert di sepanjang jalan Yos Sudarso tersebut.
"Saya minta PU segera pasang box culvert di sepanjang jalan ini (Yos Sudarso) sekitar 500 meter yang besarnya 1 meter. Dan juga jalan pintu airnya diperbaiki lagi," kata Herman HN, saat meninjau lokasi banjir, Rabu (5/8/2020).
"Pemasangan ini saya minta paling lambat Desember tahun ini," timpal Walikota Herman HN.
Munurutnya, setelah dilakukan pemasangan box culvert maka warga sekitar tidak bisa membuang sampah sembarangan lagi trutama di lokasi drainase, karena sudah tertutup.
Baca Juga: Walikota Herman HN Minta BPBD Pasang Pompa di Lokasi Banjir
"Gorong-gorong ini banyak yang mampet. Kalau sudah dipasang di area ini maka airnya akan lancar, sehingga mudah-mudahan tidak banjir lagi," katanya.
Walikota Herman HN juga menjelaskan, perbaikan drainase tersebut hampir setiap 2-3 tahun sekali pemerintah setempat memperbaikinya.
"Drainasenya sendiri tidak ada masalah, tapi kesadaran masyarakatnya juga yang membuang sampah sembarangan. Maka nanti kita akan pasang box culvert disini," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Kamar Terlihat Kosong tapi Dinyatakan Penuh, RS Urip Sumoharjo Beri Penjelasan
Rabu, 21 Januari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Gelar Health Talk 'Hidup Nyaman dan Sehat di Hari Tua'
Rabu, 21 Januari 2026 -
Gelar Konsolidasi, PAN Bandar Lampung Targetkan Jadi Partai Pemenang 2029
Rabu, 21 Januari 2026 -
Dosen Unila dan Mantan Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono Meninggal Dunia
Rabu, 21 Januari 2026









