Masyarakat Lambar Kecewa, Tak Satupun Anggota DPRD Dapil II Hadiri Launching Penanganan Stunting
Acara pemberian vitamin A, obat cacing, dan intervensi penurunan stunting. Foto: Iwan/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah Kabupaten Lampung Barat terhadap program Presiden Jokowi terkait dengan penanganan stunting, pemerintah melaunchingkan pemberian vitamin A, obat cacing, dan intervensi penurunan stunting.
Namun dalam kegiatan yang digelar di halaman SD dan SMP 1 atap Pekon (Desa) Kota Besi, Kecamatan Batu Brak dan di hadiri langsung oleh Bupati Parosil dan Mad Hasnun ini tidak terlihat satupun anggota DPRD dari Dapil II yang meliputi kecamatan Batu Brak, Belalau dan Batu Ketulis ini.
Mukmin, warga sekitar yang turut hadir menyaksikan kegiatan ini merasa kecewa karena tidak satupun anggota DPRD hadir mengingat betapa pentingnya kegiatan yang menyangkut kesehatan masyarakat banyak ini.
"Jujur saya selaku masyarakat kecewa, masa tidak satupun yang mau hadir. Betul-betul keterlaluan, miris kalau seperti ini, rasa tanggung jawab nya mana, peduli sosial nya mana. Singkat kata kegiatan ini tidak dipentingkan oleh mereka," kata Mukmin dikonfirmasi dilokasi, Selasa (4/8/2020).
"Mereka kan wakil rakyat, jadi kalau mereka saja selaku wakil rakyat tidak menyempatkan hadir alangkah kecewa nya kita sebagai rakyat. Meskipun di Kecamatan Batu Brak tidak punya anggota DPRD tapi tidak boleh begitu juga karena kami disini juga ikut memilih mereka," sambungnya.
Sedangkan kepala dinas kesehatan setempat, Paijo dikonfirmasi dilokasi yang sama mengaku untuk lebih jelasnya apakah mereka di undang atau tidak silahkan ditanya dengan ketua panitia. "Saya lupa, nanti saya lihat dulu catatannya atau tanya dengan ketua panitia," singkat Paijo.
Di lain pihak, salah satu staf di DPRD kabupaten Lampung Barat mengungkapkan bahwa saat ini para wakil rakyat itu sedang Dinas Luar (DL) ke Jakarta. "Mereka (anggota DPRD) masih DL ke Jakarta sampai hari Sabtu," singkatnya saat dihubungi melalui sambungan selulernya. (*)
Berita Lainnya
-
Peserta PBPU JKN Lampung Barat Turun 9.027 Orang, Pemkab Anggarkan Rp10,2 Miliar
Rabu, 21 Januari 2026 -
Perkuat Pelestarian Budaya, Disdikbud Lambar Ganti Jumat Berbahasa Lampung Jadi Kamis Beradat
Rabu, 21 Januari 2026 -
Proyek Penanganan Longsor Liwa–Hanakau Lambar Selesai Tanpa Finishing, Warga Pertanyakan Sisa Anggaran
Selasa, 20 Januari 2026 -
Temuan Masalah MBG di Lampung Barat: Dapur Tak Higienis hingga Fasilitas Belum Lengkap
Selasa, 20 Januari 2026









