Penjualan dan Harga Hewan Kurban di Tanggamus Turun Drastis
Salah satu lapak hewan kurban di Kecamatan Kotaagung Timur. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Tanggamus - Akibat pandemi Covid-19, penjualan hewan kurban tahun ini di Kabupaten Tanggamus menurun drastis. Para pedagang hewan kurban mengeluhkan penurunan yang mencapai 30 persen bila dibanding tahun lalu.
Parjo, salah seorang pedagang hewan kurban di Kecamatan Kotaagung Timur, mengaku jika biasanya sebulan sebelum hari raya Idul Adha sudah banyak yang memesan. Namun tahun ini sepi. "Bila tahun lalu saya mampu menjual hingga 20 ekor kambing untuk kurban. Tapi tahun ini, hingga H-2, Rabu (29/7/2020) baru menjual 13 ekor kambing," ujar Parjo.
Baca juga : Satsabhara Polres Tanggamus Patroli Sore Antisipasi Tindak Kriminal
Ketua Asosiasi Kelompok Peternak (Asponak) Kabupaten Tanggamus, Rintoko menuturkan, dari kegiatan bazar hewan kurban yang digelar ASPONAK, baru terjual 3.500 ekor kambing. "Angka penjualan ini jauh dari tahun lalu yang menembus penjualan 5.000 ekor kambing," lanjutnya.
Selain pembeli yang turun, para pedagang hewan kurban juga menghadapi masalah menurunnya harga jual hewan kurban. Asumsinya, jika tahun sebelumnya mampu menjual dengan harga Rp75 ribu per kilogram untuk kambing hidup, kini harganya Rp60-65 ribu per kilogram.
"Untuk harga juga turun dibanding tahun lalu. Kalau tahun lalu kambing yang kita jual laku Rp3 juta, saat ini cuma terjual di angka Rp2,5 juta," ungkapnya. (*)
Berita Lainnya
-
Air Mata Haru Iringi Pelepasan 249 Jemaah Haji Tanggamus ke Tanah Suci
Kamis, 07 Mei 2026 -
Angka Putus Sekolah di Tanggamus Tembus 2.256 Siswa
Kamis, 07 Mei 2026 -
Rekrutmen Magang ke Jepang Dibuka di Tanggamus, Pendaftar Tembus 150 Orang
Kamis, 07 Mei 2026 -
PN Kota Agung Batalkan Status Tersangka Dua Warga, IKADIN Lampung Apresiasi Perjuangan Advokat LBH Tanggamus
Rabu, 06 Mei 2026








