Pengendara Harus Waspada Saat Melintas Jalinsum Panjang-Rajabasa
Kondisi salah satu titik ruas jalan di Jalinsum Panjang-Rajabasa Bandar Lampung. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pengendara kendaraan bermotor harus waspada saat melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) ruas Panjang-Rajabasa Bandar Lampung, karena mengalami kerusakan dan bergelombang.
Berdasarkan pantauan Kupastuntas.co, masih terdapat banyak titik yang mengalami kerusakan, terutama banyaknya jalan yang ditambal melebihi permukaan jalan. Sehingga menyebabkan terbentuknya gundukan yang dapat membahayakan pengendara.
Video : Menginspirasi! Warga Lampung Timur Bergiliran Bantu Keluarga Yang Terkena Covid-19
"Memang kalau mobil sudah berkurang lewat jalan lintas karena ada tol, tapi kalau bawa motor, ini jalan utama. Harus lebih hati-hati, karena bisa saja waktu kecepatan tinggi, ternyata di depan jalan bergelombang bisa jatuh," kata Hendro, salah satu pengendara yang setiap hari melewati Jalinsum ruas Panjang-Rajabasa untuk bekerja, Kamis (16/7/2020).
Pengendara yang tidak hafal kondisi jalan harus lebih hati-hati. "Saya saja yang tiap hari lewat sini sering hampir jatuh," jelasnya.
Dyah, pemilik warung di pinggir Jalinsum kompleks pergudangan campang raya menjelaskan, kondisi jalan ini lebih membahayakan ketika hujan, karena kondisi lubang tidak terlihat karena tergenang air. "Sering banyak yang hampir jatuh ketika masuk lubang, ada juga yang hampir ditabrak kendaraan di belakang karena menghindari lubang," ujarnya.
Dyah berharap, pemerintah segera dapat memperbaiki. "Kalau tidak cepat diperbaiki, selain dapat membahayakan pengendara, jalan pasti makin parah karena sering digenangi air," ujarnya. (*)
Berita Lainnya
-
Ribuan Pelanggan PLN Lampung Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen, Aktivitas di Rumah Makin Nyaman dan Lancar
Kamis, 14 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026








