KPU Bandar Lampung Pastikan Surat yang Beredar di Masyarakat Bukan dari Penyelenggara
Lembar surat yang beredar di masyarakat, yang diduga digunakan untuk dukungan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Pengawas Pemilu saat ini tengah menyelidiki sumber surat yang beredar di masyarakat yang diduga digunakan untuk mengumpulkan data dukungan calon perseorangan.
Baca juga : Diduga untuk Dukungan Calon, Bawaslu Selidiki Surat Pengumpulan e-KTP
Dalam surat tersebut disebutkan, warga diminta mengumpulkan Fotocopy e-KTP Suami Isteri, Kartu Keluarga dan Fotocopy Anak yang sudah berusia 17 tahun, yang akan digunakan pada saat pemutakhiran data pemilih Pilkada 2020.
Saat dikonfirmasi Kupastuntas.co, Komisioner KPU Bandar Lampung, Ika Kartika memastikan surat tersebut bukan bersumber dari KPU. Menurutnya, nanti dalam tahapan pelaksanaan Coklit itu tidak melampirkan fotokopi e-KTP, tetapi panitia akan mendatangi dari rumah warga. "Itu yang beredar sekarang data darimana, KPU tidak mengeluarkan surat seperti itu," ujarnya.
Sementara ini KPU masih berdasarkan PKPU Nomor 19 Coklit, dan masih dilakukan dari rumah ke rumah. Dimana untuk tahap pertama mereka berkoordinasi dengan RT tapi selebihnya masih door to door. "Karena ada kewajiban menempelkan stiker A2KWK sebagai bukti pemilih tersebut sudah dicoklit. Tapi tentunya tetap memperhatikan Protokol Covid-19," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Ribuan Pelanggan PLN Lampung Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen, Aktivitas di Rumah Makin Nyaman dan Lancar
Kamis, 14 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026








