Sering Longsor, Jalan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Akan Diperbaiki
Foto bersama usai audensi bersama Gubernur Lampung di Kantor Gubernur Lampung, Rabu (1/7). Foto: Siti/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) Lampung bakal melakukan perbaikan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) bagian barat. Terlebih yang melintasi Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), karena sering terjadi longsor ketika hujan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPJN Lampung, Ririen Marlita yang ditemui usai menggelar audensi bersama Gubernur Lampung di Kantor Gubernur Lampung, Rabu (1/7).
"Koordinasi dengan pengelola dan perjanjian kerjasama sudah dibuat. Insyaallah penangananya agar cepat terlaksana," katanya.
Ririen menambahkan, upaya yang dilakukan untuk perbaikan antara lain, dengan membuat konstruksi bronjong dan penanaman pohon.
"Harapan kami penanganannya bisa cepat terlaksana. Sementara kita tangani longsor dulu, dan melihat situasi kedepannya," tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan mengatakan, perbaikan jalan yang rencananya dilaksanakan dan masuk program perbaikan longsor di ruas nasional mulai dari Bengkunat-Sanggi, Liwa-Gunung Kemala Krui, Krui-Pugung Tampak, di Lokasi TNBBS.
"Pada prinsipnya Pak Gubernur membantu untuk segera dilaksanakan perbaikan jalan ini, guna kelancaran transportasi dengan mengindahkan kelestarian TNBBS. Dalam artian tidak merusak lingkungan. Bahkan ikut mendorong peningkatan pelestarian hutan," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Golden Season Azana 2026 Hadirkan Liburan Keluarga Penuh Keceriaan di Azana Boutique Hotel Lampung
Sabtu, 06 Juni 2026 -
Bayi Gajah Sumatera Lahir di Lembah Hijau Lampung, Diberi Nama Bocil
Sabtu, 06 Juni 2026 -
PLN UID Lampung Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan Aksi Penanaman Pohon untuk Masa Depan Berkelanjutan
Sabtu, 06 Juni 2026 -
Dijemput dalam Kondisi Sehat, Pulang Jadi Jenazah, Kematian DPO Curanmor di Jabung Jadi Sorotan
Jumat, 05 Juni 2026








