TKI Asal Lambar Mulai Bertolak ke Luar Negeri
Terlihat beberapa warga Lampung Barat sedang mengantri untuk Suket Covid-19. Foto: Iwan/Kupastuntas.co
Lampung Barat - Setelah dipulangkan beberapa bulan yang lalu karena adanya Covid-19, kini Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Lampung Barat mulai bertolak keluar negeri. Hal itu diketahui saat TKI asal Lampung Barat mendatangi Dinas Kesehatan untuk meminta Surat Keterangan (Suket) bebas Covid-19.
Diwawancara ketika sedang mengantri untuk meminta Suket bebas Covid-19, Watmiyatun yang merupakan warga kecamatan Suoh, Kabupaten setempat, mengaku bahwa dirinya akan melakukan perjalanan udara dengan tujuan Singapura sehingga diwajibkan membuat Suket bebas Covid-19.
Video : ORANG DIRAPID TES TAKUT MENERIMA KENYATAAN
Watmiyatun mengaku, sebelumnya pernah membuat suket bebas Covid-19 akan tetapi karena waktu itu belum diperbolehkan masuk ke Singapura dan harus membayar sebanyak 2.000 Dolar Singapura sehingga dirinya menunda pemberangkatan.
"Bulan lalu saya sudah buat Suket bebas Covid-19 namun karena batal berangkat Suket tersebut kadaluarsa, karena memang masa berlakunya hanya tiga hari dari pembuatan, makanya hari ini saya kembali lagi kesini," ungkap Watmiyatun sembari menunggu antrian, Selasa (30/6/20).
Waktu itu juga lanjutnya, selain harus bayar 2.000 dolar Singapura calon TKI juga tidak bisa langsung bekerja, karena harus dilakukan karantina terlebih dahulu selama 14 hari dan setelah itu baru diperbolehkan bekerja.
"Jadi kalau sekarang selain bisa langsung bekerja kita juga tidak dimintai pembayaran 2.000 dolar tersebut, karena kalau dirupiahkan uang itu banyak juga. Nanti rencananya saya akan transit di Jakarta dan Batam, baru ke singapura," jelas Watmiyatun.
Ditempat yang sama, petugas Dinas kesehatan yang sedang melayani pemohon pembuatan Suket bebas Covid-19 mengatakan bahwa hari ini ada lima pemohon yang datang dan kebanyakan dari mereka merupakan mahasiswa tujuan Jogja. (*)
Berita Lainnya
-
Perkuat Pelestarian Budaya, Disdikbud Lambar Ganti Jumat Berbahasa Lampung Jadi Kamis Beradat
Rabu, 21 Januari 2026 -
Proyek Penanganan Longsor Liwa–Hanakau Lambar Selesai Tanpa Finishing, Warga Pertanyakan Sisa Anggaran
Selasa, 20 Januari 2026 -
Temuan Masalah MBG di Lampung Barat: Dapur Tak Higienis hingga Fasilitas Belum Lengkap
Selasa, 20 Januari 2026 -
Geothermal Suoh–Sekincau Diproyeksi Jadi Sumber Pendapatan Baru Lampung Barat
Selasa, 20 Januari 2026









