Kadisnaker Bandar Lampung: Program Kartu Prakerja Dihentikan
Kepala Disnaker Bandar Lampung Wan Abdurrahman, saat dimintai keterangan di pemerintahan kota setempat, Kamis (25/6/2020). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Bandar Lampung - Program Kartu Prakerja yang digadang-gadang sebagai terobosan sekaligus solusi bagi pemerintah untuk menekan tingkat pengangguran, khususnya pengangguran usia muda. Dengan program itu juga dapat mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Namun program tersebut dihentikan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandar Lampung Wan Abdurrahman, mengatakan belum lama ini program kartu prakerja itu dihentikan, lantaran adanya rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Semua baik itu pelaksanaan atau pelatihan dari program pra kerja itu dihentikan atas rekomendasi KPK," kata Wan Abdurrahman, saat dimintai keterangan di pemerintahan kota setempat, Kamis (25/6/2020).
Menurutnya, dihentikan dengan alasan akan dilakukan evaluasi. Karena KPK mensinyalir adanya masalah yang berpotensi menciptakan kerugian negara. "Agar terhindar dari indikasi korupsi," ujarnya.
Dia menjelaskan, dihentikannya mulai dari proses pendaftaran sampai dengan prakerja, maka otomatis insentif juga tertunda. "Sampai kapannya dihentikan ini kita enggak tahu," katanya.
Sebelumnya, pada pendaftaran tahap pertama pemerintah memberikan kuota bagi 86 ribu masyarakat Lampung untuk mendaftar di program tersebut, termasuk Bandar Lampung di dalamnya. (*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026








