Santri Asal Lambar Mulai Bertolak ke Pondok Pesantren

Ilustrasi. Foto: Ist (ipmsaka)
Lampung Barat - Setelah diberlakukannya tahapan persiapan new normal, sejumlah santri asal Kabupaten Lampung Barat mulai bertolak ke pondok pesantren nya masing-masing. Hal itu dibenarkan beberapa kepala Puskesmas yang berhasil dikonfirmasi Kupastuntas.co.
Kepala Puskesmas Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, Sardi dikonfirmasi melalui sambungan selulernya mengaku bahwa pihaknya sudah memberikan pelayanan terhadap warga yang ingin bepergian keluar daerah bahkan sebelum dibuka di dinas kesehatan.
"Sebelum pelayanan dibuka, dinas kita sudah memberikan pelayanan, namun kita konsultasi terlebih dahulu dengan dinas boleh atau tidak, jadi tak sembarangan mengeluarkan dan ketika itu diperbolehkan, makanya kita layani masyarakat yang meminta surat keterangan sehat," kata Sardi, Rabu (17/6/2020).
Karena jelas Sardi, surat keterangan sehat dan bebas influenza sama saja, keduanya sama-sama diperiksa tinggi badan, berat badan, suhu, tensi, pernapasan dan lainnya, intinya surat bebas penyakit, dan yang penting kita tidak mengeluarkan surat bebas Covid-19.
"Untuk jumlah jika ditotalkan sudah mencapai 50 pemohon, angka itu kebanyakan santri dengan tujuan pondok pesantren Kota Bumi Lampung Utara dan Bandar Lampung, namun ada juga yang tujuan luar Lampung seperti Jakarta, Bogor dan lainnya," jelas Sardi.
Sedangkan Kepala Puskesmas Batu Brak, Neswan ditanya hal yang serupa dan dikonfirmasi melalui sambungan selulernya juga mengaku sudah melayani pembuatan surat keterangan sehat juga, hanya saja tidak sebanyak seperti di Puskesmas Buay Nyerupa.
"Kita juga sudah melayani masyarakat yang ingin membuat surat keteranga sehat atau influenza, tapi tidak sebanyak disana (Buay nyerupa), kita baru 15 pemohon yang kita berikan surat keterangan, dari 15 pemohon tersebut ada diantaranya yang merupakan santri," singkat Neswan. (*)
Berita Lainnya
-
Atasi Banjir Jalan Liwa-Ranau, Warga Hibahkan Lahan untuk Pembangunan Drainase Permanen
Jumat, 04 April 2025 -
Jenazah Pelajar Tewas Dijemput Keluarga, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Kamis, 03 April 2025 -
Seorang Pelajar Tewas dalam Kecelakaan di Desa Kerang Lampung Barat
Kamis, 03 April 2025 -
Banjir Parah di Ruas Jalan Liwa-Ranau, Akses Lalu Lintas Terhambat
Rabu, 02 April 2025