Digigit Ular Berbisa, Seorang Ibu Hamil di Lamtim Dilarikan ke Rumah Sakit
Seorang ibu hamil bernama Supriyati, warga Desa Muaragadingmas, Kecamatan Labuhan Maringgai menjalani perawatan intensif setelah digigit ulat berbisa. Foto: Agus Susanto/Kupastuntas.co
Lampung Timur - Akibat peristiwa alam banjir rob yang terjadi di Desa Muaragadingmas, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, seorang ibu yang sedang hamil dilarikan ke Rumah Sakit akibat Digigit ular berbisa, Kamis (4/6/2020).
Camat Labuhan Maringgai, Indarwati mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 21.00, diduga akibat luapan air yang menggenangi pekarangan warga mengakibatkan binatang melata (ular) keluar dari sarang nya, dan menggigit kaki Suprihatin (30) yang sedang mengandung 6 bulan.
Akibat gigitan ular berbisa itu, ibu dua anak tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Aka Medika Kecamatan Bandar Sribhawono untuk menetralisir racun ular. "Karena di Puskesmas Labuhan Maringgai tidak memiliki penawar racun ular, sehingga korban dibawa ke RS Aka Medika di Sribhawono," ucapnya.
Banjir rob yang terjadi di Desa Muaragadingmas, tepatnya di Dusun IV, V dan VIII, sudah berlangsung dua hari, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
"Jumlah rumah warga yang terdampak lebih kurnang 25 rumah. Kami belum mendata semua nya, sampai malam ini kami masih lakukan pendataan," ungkapnya.
Lanjutnya, antisipasi awal yang dilakukan pihak pemerintah yaitu menyarankan kepada masyarakat terdampak banjir rob untuk mengungsi sementara di rumah saudara atau tetangga yang tidak terdampak luapan air tersebut.
"Kami himbau untuk warga harus berhati hati di sekitar luapan air, dikhawatirkan ada binatang melata seperti ular dan sejenisnya yang bisa membahayakan warga. (*)
Berita Lainnya
-
Nelayan di Perairan Lampung Timur Meninggal Terjatuh dari Kapal
Senin, 06 April 2026 -
Kabur ke Perkebunan, Pelaku Curanmor di Labuhanratu Akhirnya Dibekuk Polisi
Senin, 06 April 2026 -
Kades Labuhanratu IV Lampung Timur Ditemukan Tewas di Kamar Hotel
Jumat, 03 April 2026 -
Presiden Direncanakan Resmikan Kampung Nelayan Koperasi Merah Putih di Lampung Timur
Selasa, 31 Maret 2026








