Bawaslu Masih Analisa Kerawanan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) saat ini tengah menganalisa dan membuat peta kerawanan saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19 pada Desember mendatang.
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P Panggar menerangkan, saat ini pihaknya tengah menginfetarisi adanya dugaan politisi Bansos. Kemudian memetakan penyebaran pandemi di beberapa daerah, dan juga memetakan daerah-daerah yang kira-kira sulit dilewati signal.
"Serta kemudian kita melihat tentang kesiapan daerah masing-masing baik itu anggaran dan juga kesiapan Pilkada, sapa tau ada perbuahan," ungkapnya, Kamis (04/06/2020).
Ketua Bawaslu kota Bandar Lampung, Candrawansah mengatakan, saat ini kerawanan yang dipetakan oleh Bawaslu di tengah pandemi Covid-19 setelah berjalannya tahapan pemilihan diantaranya adalah resiko kesehatan baik dari unsur penyelenggara, peserta pemilihan maupun masyarakat yang akan menyalurkan haknya.
Kemudian, lanjut Candra, pemanfaatan fasilitas pemerintah yang dapat dipolitisasi dengan fasilitasi dan program pemerintah untuk mengatasi kesulitan masyarakat yang dimanfaatkan dalam sosialisasi diri, khususnya bagi petahana.
"Berikutnya adalah politik uang yang masih menghantui setiap pemilihan, ditambah dengan kondisi ekonomi masyarakat yang sulit di masa pandemi ini membuka ruang politik uang. Terakhir adalah partisipasi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pemilihan agak rawan. Terutama untuk turut serta mengawasi dan menggunakan hak pilihnya," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Langgar Etik, BK DPRD Bandar Lampung Jatuhkan Sanksi kepada Heti Friskatati
Kamis, 15 Januari 2026 -
Agus Djumadi: Wacana Perumahan ASN Bebas Banjir Belum Dibahas dalam APBD 2026
Kamis, 15 Januari 2026 -
Pemkot Bandar Lampung Raih Penghargaan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional
Kamis, 15 Januari 2026 -
Bapenda Bandar Lampung Siapkan Terobosan PBB hingga Pajak Reklame untuk Dongkrak PAD 2026
Kamis, 15 Januari 2026









