Polda Lampung Sita Satwa Dilindungi yang Dipelihara Warga Kotabumi
Satwa dilindungi yangberhasil disita Polda Lampung. Foto: Oscar/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Aparat Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Kriminal Khusus Polda Lampung, menyita empat ekor anak Siamang (satwa dilindungi) dan tiga ekor burung hantu pada Selasa (2/6/2020).
Satwa dilindungi tersebut diamankan dari seorang pria berinisial AFR, warga Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terungkapnya kasus dugaan perdagangan gelap satwa dilindungi ini merupakan hasil koordinasi antara salah satu komunitas Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dengan petugas Subdit IV Tipiter Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung.
Di mana, AFR memasarkan anak Siamang dan burung hantu melalui media sosial (facebook). Untuk memastikan perbuatannya, pihaknya bersama petugas melakukan penyamaran sebagai pembeli dan menghubungi AFR, kemudian membuat janji bertemu untuk melakukan transaksi jual beli, di depan Museum, Bandar Lampung. Saat akan melakukan transaksi, AFR berikut bukti langsung diamankan.
Dikonfirmasi terkait penangkapan ini, Kasubbid Penmas Polda Lampung, Kompol Zulman, membenarkannya.
"Ya benar, ada penangkapan itu," singkatnya, Rabu (3/6/2020).
Terkait berapa harga jual anak siamang tersebut, Zulman tidak mengetahuinya.
"Masih dalam pemeriksaan Subdit Tipiter," ujarnya.
Sementara itu, menurut informasi yang didapat, AFR menjual anakan Siamang seharga Rp1,7 juta per ekor, sedangkan burung hantu Rp700 ribu per ekor. (*)
Berita Lainnya
-
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
Sabtu, 16 Mei 2026








