Terkait Rencana Penerapan New Normal, IDI Lampung: Jangan Sampai Kecolongan
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Lampung, Asep Sukohar. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntras.co, Bandar Lampung - Pemerintah Pusat saat ini tengah gencar mensosialisasikan terkait adanya rencana menerapan 'New Normal' atau normal baru di beberapa wilayah yang dinilai telah berhasil melakukan penekanan penyebaran virus Covid-19.
Menanggapi hal ini, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Lampung, Asep Sukohar menerangkan, terkait penerapan new normal yang menentukan adalah gugus tugas, dengan memperhatikan beberapa indikator, seperti masalah kesembuhan pasien, baik yang ODP, PDP dan juga OTG.
"Kalau 'New Normal', daerah mana yang melakukan itu yang menentukan gugus tugas. Informasi yang saya dengar itu dimulai di kota Metro dan Pringsewu," ungkapnya Senin (01/06/2020).
Wakil Rektor II Universitas Lampung juga mengatakan, pada dasarnya pihaknya bersama tim tenaga kesehatan akan mendukung apapun kebijakan pemerintah. Artinya IDI harus mendukung kebijakan pemerintah.
"Tetapi kita juga harus tetap waspada, patuh terhadap protokol kesehatan, jangan sampai kecolongan. Intinya apapun yang diambil oleh pemerintah, tenaga kesehatan harus medukung," ujarnya. (*)
Berita Lainnya
-
Dosen Teknik Sipil Teknokrat Dipercaya Jadi Pengawas Independen Pengelolaan SDA untuk PLTA Batutegi Berkelanjutan
Selasa, 07 April 2026 -
Perkuat Kemitraan Kamtibmas, Dirbinmas Polda Lampung dan Sudin Revitalisasi Shelter Ojol di Enggal
Selasa, 07 April 2026 -
Kasus PSMI Disorot, DPRD Lampung Minta Kejati Lindungi Nasib Petani
Selasa, 07 April 2026 -
Kasus DBD di Bandar Lampung Capai 33 Kasus, Dinkes Imbau Warga Waspada
Selasa, 07 April 2026








