Nelayan Teluk Semaka Tanggamus Tetap Melaut di Tengah Ancaman Covid-19 dan Cuaca Buruk
Sebuah kapal pengantar saat membawa para nelayan dan perlengkapan menuju bagan. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Tanggamus - Demi bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19, serta ancaman gelombang tinggi dan anjloknya harga ikan tangkapan, nelayan Teluk Semaka, Kabupaten Tanggamus tetap melaut.
Seperti Senin (1/6/2020) sore, ratusan nelayan bagan terlihat sibuk beraktifitas seperti biasa untuk mengarungi perairan Teluk Semaka mencari ikan..
"Sejak wabah virus corona merebak tiga bulan yang lalu, aktifitas nelayan disini tidak begitu terpengaruh. Kami tetap melaut, walau dibayangi rasa takut virus corona," kata Juki, seorang nelayan bagan di TPI Kota Agung.
Juki menambahkan, kondisi ini diperparah cuaca yang kurang bersahabat, dengan gelombang tinggi dan angin kencang. Meskipun takut, para nelayan tetap melaut. Karena melaut adalah satu-satunya usaha mencari uang untuk menghidupi keluarga.
"Saya sudah lama melaut, sudah lebih 12 tahunan. Gelombang tinggi, angin kencang, sudah biasa. Kalau nurutin takut, ya iya takut, tapi kalau tidak memaksakan diri berangkat melaut keluarga mau makan apa," kata dia.
Sekretaris DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tanggamus mengatakan, para nelayan Teluk Semaka nekat memilih tetap melaut dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
"Dalam kondisi apapun, termasuk di tengah pandemi Covid-19 dan cuaca buruk, mereka harus tetap melaut. Karena untuk pemenuhan kebutuhan hidup. Untuk biaya anak-anak sekolah, dan sebagainya," katanya, Senin (1/6/2020).
Seorang Pengurus TPI Kota Agung mengatakan, bagi nelayan, adanya pandemi Covid-19 membuat mereka lebih berhati-hati dan harus dihadapkan kepada penurunan harga ikan hasil tangkapan.
"Harga ikan semuanya mengalami penurunan. Pembelinya sepi. Penjual ikan juga banyak yang tidak jualan, karena situasi pandemi ini," terangnya. (*)
Berita Lainnya
-
Dua Gorong-gorong Ambrol di Talang Rejo, Akses Alternatif Kotaagung Terancam Putus
Rabu, 08 April 2026 -
BPKH Wilayah XX Bandar Lampung: Trase Jalan Way Nipah-Tampang Muda Tanggamus di Luar Kawasan Hutan
Jumat, 03 April 2026 -
Tersangka Curanmor di Pulau Panggung Tanggamus ODGJ Berat, Keluarga Soroti Penahanan
Minggu, 29 Maret 2026 -
Baru Bebas, Residivis Curas Kembali Bunuh Orang di Wonosobo Tanggamus
Minggu, 22 Maret 2026








