Akibat Gelombang Rob, Hasil Tangkapan Nelayan di Pesibar Menurun
Terlihat, Kapal Tradisional Nelayan Pesisir Barat. Foto: Rahmad/Kupastuntas.co
Pesisir Barat - Gelombang tinggi dan Gelombang Rob beberapa waktu lalu membawa efek bagi nelayan tradisional di Pesisir barat. Meskipun Gelombang tinggi yang terjadi beberapa waktu lalu telah usai akan tetapi menyebabkan hasil tangkapan nelayan menurun.
Menurut Yan, salah satu nelayan asal Kuala stabas mengatakan, meskipun gelombang sudah normal kembali akan tetapi hasil tangkapan menurun ditambah cuaca yang kurang bersahabat.
"Ya semenjak terjadi Gelombang Rob, hasil tangkapan kita menurun, karena kita melakukan tangkapan masih menggunakan cara tradisional , ada yang mancing ada juga yang memasang jaring," katanya.
Hal tersebut juga terpengaruh terhadap pasokan ikan segar untuk masyarakat disekitar kabupaten pesisir barat.
Seperti dikatakan seorang pegawai tempat pelelangan ikan yang enggan disebutkan namanya mengatakan, biasanya pasokan ikan segar dari nelayan lebih dari cukup, bahkan ada juga yang diekspor seperti ikan layur, lobster dan lainnya.
"Jangankan mau ekspor, buat kebutuhan ikan segar di Pesibar saja tidak cukup dan biasanya jika sedang tidak musim ikan untuk memenuhi kebutuhan, kita datangkan dari luar daerah. "paparnya. (*)
Berita Lainnya
-
Satu Tahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Kakak Beradik di Pesisir Barat Belum Juga Dilimpahkan ke Pengadilan
Kamis, 07 Mei 2026 -
Kabur Bawa Uang Sewa Alat Berat, Operator Excavator Asal Pesibar Ditangkap di Bekasi
Kamis, 30 April 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas dan Sosialisasikan Call Center 110 di Pesisir Barat
Selasa, 28 April 2026 -
Reses di Pesisir Barat, Sudin Ingatkan Bahaya Narkoba, Judol serta Pinjol
Selasa, 28 April 2026








