Hari Ini, Satu PDP Asal Lampung Timur Kembali Meninggal Dunia
Situasi pemakaman S, warga Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur menggunakan APD lengkap, Selasa (26/5/2020). Foto: Agus/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjenis kelamin perempuan dengan usia 56 tahun inisial S, warga Desa Taman Bogo, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur, meninggal dunia dan dimakamkan dengan menggunakan prosedur Protokol kesehatan, Selasa (26/5/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur, Nanang menjelaskan, PDP tersebut meninggal di Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Metro, hari ini sekitar pukul 09.30 WIB, dan dimakamkan siang hari di pemakaman umum Desa Taman Bogo.
Riwayat PDP tersebut, ujar dokter Nanang, pada 14 Mei 2020, S masuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo untuk persiapan kemoterapy yg ke-3 putaran ke-2 dengan diagnosa CA. MAMAE. Selanjutnya 15 Mei 2020, perempuan sepuh itu melakukan kemoterapi dan setelah selesai kemoterapy S keluar dari RS Urip Sumoharjo.
Selanjutnya 21 Mei 2020, S mengeluh pada organ bagian perut dan melakukan BAB cair, badan lemas, sehingga dilakukan perawatan di rumah dengan memasang infus yang dilakukan oleh tenaga kesehatan oleh YS.
"Dasar kami melakukan pemakaman dengan menggunakan protokol kesehatan, karena sebelumnya S pernah kontak dengan YS yang hasil rapid testnya positif ," ujar Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur tersebut.
Lebih lanjut, pemakaman yang dilakukan terhadap S dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Harapan kami, hasil swab dari S negatif, yang jelas kami sifatnya antisipasi saja," pungkas Nanang. (*)
Berita Lainnya
-
Warga Kecewa, Balai TNWK Dinilai Tak Serius Tangani Konflik Gajah Liar
Selasa, 13 Januari 2026 -
Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas Saat Demo di Balai TNWK
Selasa, 13 Januari 2026 -
Massa Aksi Kepung Balai TNWK, Tuntut Penyelesaian Konflik Gajah-Manusia
Selasa, 13 Januari 2026 -
Jelang Aksi di Way Kambas, Polisi Minta Personel Utamakan Pendekatan Humanis
Selasa, 13 Januari 2026









