Disdag Kota Bandar Lampung : Impor Bawang Putih Sudah Masuk Untuk Stabilkan Harga
Kepala dinas Perdagangan kota Bandar Lampung, Adiansyah. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Bandar Lampung - Untuk menstabilkan harga bawang putih di pasaran, Dinas Perdagangan (Disdag) kota Bandar Lampung melalui kementerian perdagangan mengimpor bawang putih dari India.
putih di masing-masing pasar yang ada di Bandar Lampung itu berbeda, dan yang paling murah sekitar Rp29 ribu dan mahal Rp50 ribu. "Jadi kalau kita hitung rata-rata di 10 pasar itu harganya sekitar Rp39 ribu. Sementara untuk bawang merah itu rata-rata Rp45 ribu," ucapnya, Kamis (23/4/2020).
Sementara lanjutnya, untuk bahan pokok lainnya seperti beras minyak harganya masih stabil. Meskipun naik, naiknya tidak terlalu tinggi. Akan tetapi kalau harga cabai ini turun. "Hanya bawang merah dan bawang putih saja yang masih terus mengalami kenaikan di pasaran," paparnya.
Dan untuk menstabilkan harga bawang putih di pasaran terangnya, Kebijakan pemerintah pusat melalui kementerian perdagangan mengimpor bawang putih dari India dan negara lainnya. "Yang jelas keran impornya sudah mulai dibuka dan sudah masuk Indonesia. Jadi mudah-mudahan tidak lama lagi sudah bagus harganya," ujarnya.
Ia juga menerangkan, banwa pihaknya sudah berkoordinasi bersama Bulog dan Dinas Pangan Kota, bahwa ketersediaan bahan pokok masih aman. "Paling kita lagi menunggu gula putih. Karena gula ini juga sudah impor juga, tapi gula impor ini bentuknya masih kristal, jadi prosesnya masih sekitar dua mingguan. Kita masih menunggu karena itukan kebijakan dari pemerintah pusat juga," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Sempat Dikira Meteor, Benda Bercahaya di Langit Lampung Puing Roket
Minggu, 05 April 2026 -
Kualitas Diakui Global, Minat Siswa Terhadap Kampus Islam Negeri Terus Meningkat
Sabtu, 04 April 2026 -
Aniaya Marbot, Dua Jukir di Bandar Lampung Ditangkap Polisi
Sabtu, 04 April 2026 -
Pemprov Lampung Kembali Salurkan Bantuan Rp1 Juta untuk Jemaah Haji 2026
Sabtu, 04 April 2026








