Setiap Orang yang Datang ke Kabupaten Pesisir Barat Diperiksa Secara Ketat
Kepala BPBD Pesisir Barat Syaifulah, bersama anggota Satpolair Lambar setelah melakukan pemeriksaan kepada kru kapal navigation sistem service (NSS) milik Distrik navigasi kelas 1 tanjung Priok, Selasa (14/04/2020). Foto : Rahmat Purnama/kupastuntas.co
Pesisir Barat - Guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19, pemerintah daerah kabupaten pesisir barat memperketat dan melakukan memeriksaan kesehatan kepada setiap orang yang akan memasuki wilayah kabupaten pesibar, baik lewat jalur darat maupun di perairan (laut)
Kepala BPBD Syaifulah pesibar mengatakan, kapal navigation sistem service (NSS) milik Distrik navigasi kelas 1 tanjung Priok sebelumnya dari arah tg Priok dan anchore (buang jangkar) di perairan Kuala stabas. "Kapal bersandar pada pukul 04:00 wib, sebanyak 36 crew kapak navigation sistem service telah diperiksa oleh dinas kesehatan dan Alhamdulillah tidak ada yang terpapar COVID 19,"kata Mirza, Selasa (14/4/2020).
Sementara KBO satpolair Lambar, gusnawi mengatakan bahwa kapal navigation sistem service tersebut biasanya tiap tiga bulan sekali singgah ke kabupaten Pesisir Barat untuk melakukan perawatan dan pengecekan lentera navigasi yang ada di Pesibar. (*)
Berita Lainnya
-
Setelah Penantian Panjang, Jalan di Way Haru Pesisir Barat Akhirnya Segera Dibangun
Rabu, 18 Februari 2026 -
Satu Jenazah Teridentifikasi, Polisi Autopsi Mayat Tak Utuh di Pantai Walur
Senin, 02 Februari 2026 -
Mayat Kedua Ditemukan di Pantai Walur, Berjarak 200 Meter dari Temuan Mayat Tanpa Kepala
Minggu, 01 Februari 2026 -
Dua Warga Pesisir Barat Hilang Terseret Banjir Bandang Sungai Way Halami
Sabtu, 31 Januari 2026









